Instagram Meluncurkan Fitur Yang Bisa Menghasilkan Uang

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang fitur terbaru Instagram yang bisa menghasilkan uang. Sejak kemunculannya di tahun 2010, Instagram terus mengembangkan fitur-fitur terbarunya untuk memberikan wadah kebebasan berekspresi para penggunanya. Seiring dengan perkembangan internet yang semakin mudah di akses melalui ponsel pintar. Kini penggunaan Instagram semakin mencuat dengan kehadiran influencer atau biasa disebut sebagai selebgram. Selain menawarkan ketenaran dan meraih pundi-pundi rupiah, jumlah follower di Instagram kerap kali dijadikan sebagai penilaian strata sosial di dunia maya loh. 

Dalam menghadapi bonus demografi yang terjadi di tahun 2020 sampai 2035 mendatang, banyak muda-mudi di negeri kita tercinta, mencoba peruntungan nasib melalui media sosial. Penawaran pekerjaan di media sosial pun semakin beragam, mulai dari menjadi seorang content writer, copywriter, digital marketing, selebgram, atau kreator. Peluang inilah yang membuat pihak pengembang Instagram menciptakan sebuah fitur terbarunya yang dapat menyejahterakan para pembuat konten. Simak sampai habis untuk dapatkan update terkini dari fitur Instagram. Check this out! 

Fitur Subscribe di akun instagram

Fitur Subscribe memungkinkan para kreator meraih rupiah dari konten yang dibuat. 

Kehadiran fitur subscribe dapat memberikan nafas segar untuk para kreator setelah sekian purnama membranding diri dengan konten-konten yang diunggahnya secara cuma-cuma.  

Warna ungu pun telah dipilih pihak Instagram untuk mewakili ikon subscribe yang akan terlihat di kolom komentar postingan dan stories dari para pengikut yang telah berlangganan. Dengan adanya fitur ini, diharapkan para pembuat konten dapat berinteraksi lebih dekat dengan para pengikutnya melalui konten-konten eksklusif. 

Fitur terbaru ini masih dalam tahap pengujian yang sangat terbatas. Hanya segelintir kreator terkemuka yang sudah bisa menggunakan fitur subscribe yang dapat terlihat di akun profil mereka untuk menghubungkan penggemar ke alur pendaftaran. 

Baca juga : Timeline instagram akan dirubah! 

fitur subscribe instagram

Penawaran fitur subscribe yang akan dinikmati para penggemar.  

Berbeda dengan Youtube yang memberikan kemudahan dengan bebas biaya untuk mengklik tombol ‘subscribe’. Pihak Instagram telah memberikan range harga untuk berlangganan. Mulai dari 14.000 rupiah hingga 1 juta rupiah. Harga yang cukup fantastis untuk para penggemar bisa mengakses konten eksklusif dari para kreator yang mereka cintai ini. Berikut ini penawaran dari fitur subscribe yang bisa dinikmati para penggemar. 

Live Khusus Pelanggan – Kreator dapat menyiarkan live eksklusif kepada penggemar, memungkinkan mereka untuk terlibat lebih dalam.

Cerita Khusus Pelanggan – Para kreator dapat membuat cerita eksklusif yang hanya dapat diakses oleh penggemar yang telah berlangganan. Selain itu, para kreator dapat menyimpan cerita ini ke sorotan.

Lencana Pelanggan – Para kreator dapat melihat lencana berwarna ungu dari para penggemar yang telah berlangganan di samping komentar, pesan utama (DM) dan permintaan kotak masuk. 

Mengutip dari laman social media today, pihak Instagram tidak akan mengambil potongan biaya dari langganan penggemar hingga setidaknya tahun 2023. Namun tetap saja, tidak semua kreator bisa menggunakan fitur subscribe. Kayanya sih, untuk para kreator yang sudah mempunyai centang biru nih. 

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di Instagram seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers Instagram dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Jalin Kedekatan Pembeli dengan 4 Fitur WhatsApp Business

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang fitur-fitur WhatsApp Business yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan pemasaran. Dalam upaya memasarkan produk, penggunaan WhatsApp kerap kali dipandang sebelah mata. Padahal bila dilihat dengan data, pengguna aplikasi obrolan ini telah mencapai 2 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang menempati urutan keempat sebagai pengguna terbanyak, yakni 68,8 juta. 

Walaupun berbeda dengan aplikasi media sosial lainnya yang bisa diakses tanpa batas. Penggunaan WhatsApp akan lebih cocok untuk menjalin kedekatan dengan pembeli, seperti menanyakan testimoni, mengingatkan akan ada promo, atau sebagai sarana komunikasi efektif. Simak sampai habis untuk mengetahui fitur-fitur WhatsApp Business yang bisa kamu gunakan. 

1. Fitur Katalog Untuk Menampilkan Produk

Fitur ini sangat cocok digunakan untuk kamu yang ingin mengunggah lebih dari satu produk. Dengan adanya fitur ini, memudahkan pembeli untuk melihat produk-produk yang ada ditokomu, seperti spesifikasi produk, harga, dan memudahkan pembeli untuk bertanya seputar produk tersebut. Selain itu, kamu juga bisa tambahkan lebih dari satu foto dalam satu produk. 

2. Fitur Share Lokasi Toko

Ketika pembeli membuka profil WhatsApp kamu, disitu kamu bisa menaruh sejumlah informasi yang dapat meningkatkan kepercayaan pembeli, seperti lokasi toko yang langsung diarahkan dengan google maps, alamat email, situs website, dan beberapa kalimat yang bisa kamu isi untuk menjelaskan apa yang kamu jual. 

Baca juga: https://bisnison.com/mengenal-praktik-cross-border-yang-bisa-hancurkan-umkm-lokal/

3. Fitur Pesan Otomatis 

Fitur balas pesan secara otomatis ini bisa kamu isi dengan kata-kata pembukaan yang sopan, daftar produk yang kamu jual, atau informasi tambahan seputar bisnis. Cara kerjanya cukup mudah, ketika seseorang pembeli yang menghubungi via chat, secara otomatis pesan yang telah kamu custom tersebut akan terkirim. 

4. Fitur Label 

Fitur yang satu ini digunakan untuk pengelompokan chat berdasarkan kriteria tertentu, seperti  prospek, pesan baru, menunggu pembayaran, dan pesan selesai. Selain kriteria yang telah disebutkan tadi, kamu bisa tambahkan judul kriteria baru yang sesuai dengan keinginanmu. 

Nah itu dia beberapa fitur yang dapat kamu gunakan untuk meningkatkan penjualan. Jalin komunikasi secara harmonis dengan pelanggan. Jadilah penjual yang friendly, ramah, dan sopan. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan rekan BisnisOn! semua yaa.  

 

Read More

Mengenal Praktik Cross-border Yang Bisa Hancurkan UMKM Lokal

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang praktik cross-border yang marak terjadi di kalangan bisnis online. Kalian pernah nggak sih nemuin barang-barang murah di aplikasi belanja online? Buat kalian yang termasuk dalam sobat mendang-mending, pasti bakalan seneng banget kan tuh kalau berhasil nemuin barang murah di toko online. Ternyata oh ternyata, barang-barang murah yang sering kita temui di e-commerce marak terjadi praktik cross-border yang bisa merugikan UMKM lokal loh. 

Melansir dari detik.com cross-border merupakan perdagangan berbasis e-commerce dengan layanan pengiriman dari luar negeri atau sebaliknya. Jual beli di e-commerce memungkinkan penjual dari lintas negara bisa langsung bertransaksi dengan pembeli yang ada di Indonesia tanpa melalui proses bea, cukai serta pembayaran pajak. Hal inilah yang membuat harga barang-barang dari luar negeri yang di jual melalui e-commerce menjadi sangat murah. Membuat para UMKM lokal yang memproduksi jenis barang yang sama, harus bisa bersaing dengan harga barang dari luar negeri. 

Bagaimana tidak? Kalau saja pelaku UMKM lokal ikut banting harga dengan barang dari luar negeri, yang ada harga tersebut sulit untuk menutupi modal. Mau berdagang dengan harga normal pun jelas bakal ditinggal pembeli bertipe nggak peduli barangnya dari mana yang penting murah. Sejauh ini, pemerintah belum memberikan regulasi impor barang yang dijual melalui e-commerce. 

Menurut Ikhsan Ingratubun, selaku Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), jika praktik cross border tidak diregulasi secepatnya, maka akan merugikan banyak pihak. Pengusaha akan mengalami kerugian karena produk mereka akan kalah bersaing dengan produk cross-border ilegal yang harganya jauh lebih murah.

Baca juga: Strategi affiliate marketing dalam promosi produk di media sosial 

Bersama kita bangkit – Photo by Fauxels from www.pexels.com

Lalu, bagaimana sikap yang perlu kita ambil untuk dapat bersaing? 

Persaingan bisnis yang begitu ketat, baik secara offline maupun online melalui e-commerce, memaksa kita selaku pelaku usaha untuk bisa bersaing dengan barang-barang dari luar negeri. Dengan memberikan kualitas terbaik. Namun, harga tak beda jauh, kesempatan untuk bisa diterima di masyarakat masih ada. 

Baca juga: https: Strategi decoy effect untuk kelancaran bisnis online

Nah, itu dia ulasan mengenai praktik cross-border yang sering kita temui di aplikasi belanja online. Faktor pembelilah yang memegang kendali penuh atas terjadinya praktik ini. Jika saja pembeli lebih memperdulikan nasib UMKM lokal dan menjauhi gengi untuk bisa maju bersama-sama, rasanya praktik semacam ini akan kehilangan pamornya. 

Promosi - www.bisnison.com

Read More

Tanpa Disadari, 3 Fitur E-Commerce Ini Bikin Kamu Untung Besar

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang fitur-fitur e-commerce yang dapat membantumu untuk meningkatkan penjualan dan meraih untung yang lebih banyak. Tapi, tahukah kamu? Ternyata perjalanan e-commerce di Indonesia dimulai sejak tahun 1996 loh dengan munculnya Dyviacom Intrabumi atau dikenal sebagai D-Net. 

Walaupun ditahun tersebut sudah ada internet, namun penggunaannya hanya sebatas memasarkan produk. Dan untuk transaksinya dilakukan secara COD (Cash On Delivery). Seiring dengan perkembangan teknologi, kini banyak perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan internet untuk membuat situs jual beli online, mulai dari GO-JEK, Shopee, Tokopedia, dan yang lainnya. 

Buat kamu pengguna setia e-commerce, jangan sampai ketinggalan diskon dadakan di tanggal kembar berikutnya ya. Sambil nunggu, mari kita bahas fitur-fitur yang ada di e-commerce yuk, salah satunya Shopee.

Beranikan dirimu – Photo by Ivan Samkov from www.pexels.com

Fitur live untuk membuat tokomu mudah dikenal

Persaingan bisnis tidak hanya terjadi di toko fisik saja, namun sama halnya dengan toko yang ada di e-commerce. Nah supaya tokomu mudah dikenal dikalangan pengguna, kamu wajib banget menggunakan fitur yang satu ini. Walaupun terbilang mudah hanya bermodalkan lighting, kamera dan menjajarkan produk sebagai background live akan tetapi untuk membuat pengguna mau meng-klik live kamu, kamu harus menggunakan teknik persuasive. Salah satunya dengan memberikan koin sebagai hadiah penonton pada saat menonton live kamu. 

Buatlah vouchermu sekarang! – Artem Beliaikin from www.pexels.com

Sebar voucher tokomu di games yang tersedia disana 

Selain memanfaatkan fitur live, kamu juga bisa membuat tokomu diminati pengguna dengan menyebarkan voucher toko atau voucher produk sebagai hadiah di games-games yang tersedia disana. Kamu juga bisa sebar voucher kamu di halaman toko, di keranjang pembeli, di live kamu, atau di postingan feed dari tokomu. Sebelum melakukannya, harus berkonsultasi dulu dengan pihak layanan e-commerce terkait ya atau kamu bisa mengaksesnya melalui Seller Centre.

TIngkatkan penggunaan media sosial – Photo by cristian dina from www.pexels.com

Jangkau lebih banyak pengguna dengan fitur feed e-commerce

Setelah membuat foto, vidio, atau tulisan mengenai spesifikasi dari produk yang kamu jual di e-commerce. Jangan lupa juga untuk ikut menyebarkan di feed yang telah tersedia disana. Gunakan hashtag untuk menargetkan unggahan foto atau vidio produkmu sampai ke timeline pengguna. Lakukan secara konsisten untuk membuat tokomu mudah dikenal luas. 

Nah itu dia beberapa fitur yang tersedia di e-commerce untuk memudahkan kamu dalam meningkatkan penjualan. Raih segera keuntungan disana. dengan menggunakan jasa Semoga artikel ini bermanfaat yaa. 

Read More

Panduan Dasar Menggunakan Hashtag Di Instagram

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang panduan dasar menggunakan hashtag di instagram. Seperti yang kita ketahui bahwa untuk memasarkan produk di dunia digital dengan memanfaatkan media sosial adalah cara efektif untuk memperkenalkan produk atau layanan jasa ke lebih banyak audiens. Menurut data dari statista.com jumlah pengguna media sosial di Indonesia mencapai 170 juta pengguna aktif. Mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, hingga TikTok. Namun yang perlu diingat bahwa setiap platform media sosial memiliki karakternya masing-masing. Jadi, tentukan jenis konten apa yang cocok untuk diunggah di platform media sosial tersebut. 

Sebenarnya, ada cara promosi lain yang bisa kamu tingkatkan di media sosial selain menggunakan jasa advertising yang telah disediakan oleh pihak media sosial terkait. Penggunaan keyword atau kata kunci untuk mengkategorikan jenis konten yang kamu buat adalah cara organik dan gratis untuk menjangkau lebih banyak pengguna. Untuk Instagram sendiri, kamu bisa menargetkan audiens dengan menggunakan hashtag. Nah, berikut ini mimin bakal kasih tau cara mudah menentukan hashtag di Instagram. Simak sampai habis untuk bisa kamu aplikasikan di akun bisnismu.

Gunakan hashtag secara efektif – Photo by rawpixel from www.freepik.com

Apa itu Hashtag ? 

Hashtag atau dalam bahasa indonesia tagar adalah sebuah tanda (#) untuk menyatukan topik dari pengguna lainnya. Penggunaan Hashtag pertama kali digunakan oleh Chris Messina seorang web marketing specialist twitter pada tahun 2007. Sejak saat itu, penggunaan hashtag kian meluas dan telah digunakan oleh berbagai platform media sosial, seperti Instagram yang akan kita bahas kali ini.

Panduan dasar penggunaan hashtag instagram – Photo by rawpixel from www.freepik.com

Bagaimana panduan dasar menggunakan hashtag ? 

Penggunaan hashtag di Instagram memang susah susah gampang. Kadang konten kamu muncul di atas sebagai Top Post dengan engagement paling banyak atau kontenmu hanya bisa mencapai Most Recent dari kumpulan post Instagram terbaru dari semua orang yang menggunakan hashtag yang sama. Berikut ini panduan dasar yang harus kamu ‘ceklis’ sebelum menggunakan hashtag di Instagram. 

  • Gunakan hashtag yang relate dengan konten 

Ketika kamu memiliki konten yang membahas tentang penjualan. Kamu bisa gunakan hashtag #mediasosial #entrepreneurs atau yang lainnya yang masih relate dengan isi dari konten yang kamu buat. 

  • Sesuaikan konten anda dengan konten hashtag

Penggunaan hashtag di Instagram akan lebih cocok bila promosi produkmu berbasis foto bukan vidio reels. Seperti yang telah disebutkan di awal, bahwa setiap media sosial memiliki karakteristiknya masing—masing. Nah untuk Instagram sendiri konten dari hashtag saat ini masih didominasi oleh konten berbasis foto. 

  • Research terlebih dahulu masa aktif dari hashtag

Sebelum menggunakan hashtag dicaption, pastikan terlebih dahulu masa aktif dari hashtag yang akan kamu gunakan. Misalnya #design yang telah digunakan lebih dari 307 juta pengguna. Disitu kamu bisa melihat postingan teratas dari hashtag tersebut telah diunggah 2 jam yang lalu atau beberapa menit lalu, yang tandanya topik dari hashtag tersebut masih aktif. Intinya adalah jangan lebih dari 14 hari dari konten orang lain yang berada di posisi teratas hashtag.

  • Buatlah kategori hashtag kamu dengan panduan ini 

Gunakan 10 hashtag yang relate dengan audiens , gunakan 10 hashtag yang relate dengan isi konten, gunakan 5 hashtag yang sesuai dengan industri produk atau jasa yang kamu miliki, dan gunakan 1 hashtag autentik kamu. 

 

Nah itu dia beberapa panduan yang harus kamu ‘ceklis’ terlebih dahulu dalam menentukan strategi pemasaran sebelum mengunggah konten promosi di media sosial. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan rekan BisnisOn! yaa. 

Read More

Mengenal Teknik Decoy Effect Untuk Meningkatkan Penjualan

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang teknik decoy effect untuk meningkatkan penjualan di media sosial. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, kini kita bisa mengembangkan bisnis melalui media sosial. Coba deh kamu cek, seberapa banyak temanmu yang sudah mulai melakukan bisnisnya dengan membuat akun media sosial baru yang dikhususkan untuk menaruh foto produk atau layanan jasanya disana. Sudah banyak bukan? 

Berdasarkan data dari internetworldstats, pengguna internet di Indonesia mencapai 212,35 juta jiwa dan menjadi pengguna internet terbanyak ketiga di asia. Artinya ada banyak peluang untuk kamu dalam memasarkan produk atau layanan jasa di Internet. Salah satunya dengan penggunaan media sosial, seperti marketplace Facebook, Instagram store, thread Twitter, serta spill vidio di TikTok. Nah sebelum memasarkan produk di media sosial, kamu harus tahu teknik yang satu ini. Simak sampai habis untuk mendapatkan satu juta pembeli pertamamu.

Cara untung besar di media sosial - Photo from www.shutterstock.com
Tentukan pilihanmu – Photo from www.shutterstock.com

Apa itu Decoy Effect ? 

Teknik Decoy effect adalah cara mempengaruhi calon pembeli dalam memutuskan keputusannya ketika melihat iklan produk atau layanan jasa yang kita unggah di media sosial. Caranya adalah dengan memberikan sebuah pilihan.  

Gunakan teknik ini dengan memberikan tiga pilihan harga yang berbeda-beda. Contohnya, untuk ukuran gelas kecil sebuah thaitea diberi harga 10.000, kemudian ukuran sedang diberi harga 15.000, dan untuk ukuran besar diberi harga 18.000.

Dengan memasukan pilihan medium, membuat pembeli merasa diuntungkan bila membeli ukuran besar karena harganya tidak beda jauh. Nah, teknik yang satu ini bertujuan untuk membuat harga minuman yang berukuran besar memiliki value yang lebih dibandingkan ukuran medium. Opsi medium inilah yang dinamakan dengan decoy. 

Cafe - Photo by Igor Starkov from www.pexels.com
Cafe – Photo by Igor Starkov from www.pexels.com

Contoh teknik Decoy Effect

Tanpa temen-temen sadari, teknik ini kerap kali terjadi di platform e-commerce. Seringnya terjadi di toko-toko yang menjual barang-barang printilan, seperti perabotan rumah tangga, aksesoris handphone, atau aksesoris kendaraan. Menjual barang-barang murah. Namun, dengan biaya ongkos kirim yang mahal. Sehingga membuat kita membeli barang-barang yang sebetulnya tidak diperlukan hanya untuk mencapai minimum biaya gratis ongkos kirim.

Baca juga: Strategi monkey bisnis dibalik harga barang yang tiba-tiba naik 

Contoh lain dari layanan jasa yang bisa kita gunakan teknik decoy effect adalah bengkel motor. Jika pelanggan service motor hanya mengganti oli dengan harga 35.000 maka berikan pilihan service rantai yang diberi harga 50.000 lalu tambahkan opsi ketiga yaitu dengan mengganti oli dan rantai hanya dikenakan 55.000 disertai penulisan yang persuasive. Misalnya “Ganti oli dan lakukan perawatan rantai untuk membuat motor anda, layaknya motor baru”. 

Dengan menggunakan teknik ini, diharapkan dapat menghindari pelanggan membandingkan harga produk atau layanan jasa yang kita miliki dengan toko lain. Dari pada menurunkan harga untuk bisa menyaingi kompetitor, lebih baik berikan penawaran lebih dengan teknik yang satu ini. Sehingga pelanggan lebih banyak menghabiskan uangnya untuk memilih dari ketiga pilihan yang kita tawarkan tersebut. 

Baca juga: Strategi buzzer marketing dalam pemasaran di media sosial  

Nah itu dia penjelasan mengenai teknik decoy effect yang dapat memikat hati pembeli di media sosial. Seperti yang kita ketahui, jumlah followers di media sosial terutama di Instagram seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredible atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers Instagram dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Promosi - www.bisnison.com

Read More

Intip Fitur Terbaru Instagram Yang Akan Memudahkan Pengguna

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang fitur-fitur terbaru yang akan diluncurkan Instagram dalam waktu dekat ini. Penambahan fitur yang tengah dilakukan Instagram, tentu saja tujuannya untuk menarik lebih banyak hati penggunanya. Selain itu persaingan antar platform media sosial pun semakin memanas. Mulai dari Facebook yang kini menambahkan fitur story, Youtube yang tak ketinggalan dengan menambah fitur short vidio, hingga Instagram yang menambahkan fitur reels untuk menandingi platform berbagi vidio pendek asal tiongkok yang tengah naik daun saat ini. 

Instagram sendiri telah diunduh lebih dari 1 milyar pengguna melalui playstore dari total 7,8 milyar jiwa penduduk dunia saat ini. Rata-rata pengguna Instagram di Indonesia berada diusia 16-24 Tahun. Ini merupakan kesempatan emas pihak instagram untuk melakukan terobosan terbarunya soal fitur yang akan memudahkan pengguna dan para pembuat konten dalam mencari informasi dan menyebarluaskan informasi tersebut. Nah penasaran kan apa saja fitur terbaru yang akan diluncurkan Instagram, so simak sampe habis ya Sobat Bisnis On. 

Untuk saat ini Instagram tengah mempersiapkan peluncurkan fitur terbarunya dengan berencana mengubah tampilan home feed atau yang biasa kita lihat dengan logo rumah. Kedepannya nanti sistem timeline di home feed kita akan diurutkan berdasarkan apa yang disukai, yang paling menarik perhatian, dan yang paling banyak berinteraksi. So, buat teman-teman yang ingin mengunggah foto atau vidio di akun Instagram pribadi, siap-siap untuk di share juga di instagram story ya supaya postingan kamu tidak tenggelam. 

Instagram home feed – Photo by Adamo Mosseri from Instagram

Beberapa Perubahan dari Home Feed Instagram 

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Adam Mosseri menjelaskan bahwa pihaknya akan memberikan tiga pilihan kepada pengguna untuk memilih pada saat ingin menjelajahi home feed. Mulai dari Home, Following dan Favorites. Berikut ini mimin bakal jelasin satu persatu dari ketiga pilihan tersebut.

  1. Pilihan pertama yakni, Home. Ketika kamu memilih home, secara otomatis timeline Instagram akan berisikan rekomendasi konten yang mungkin akan disukai olehmu.
  2. Dan untuk pilihan yang kedua yakni, following. Ketika memilih opsi ini, secara otomatis timeline Instagram akan berisikan unggahan foto atau konten dari pengikut saja.
  3. Nah untuk pilihan yang terakhir yakni, favorites. Dimana kita bisa memasukan beberapa akun ke dalam daftar favorites yang nantinya ketika memilih pilihan ini secara otomatis timeline Instagram hanya akan berisikan konten-konten dari akun favorite saja. Fitur ini cocok banget buat kamu yang ingin mengasah keterampilan dan haus akan wawasan. Dengan menjadikannya sebagai akun favorite, kamu bisa menikmati konten tersebut secara eksklusif.

Dibalik gebrakan fitur terbaru yang telah diluncurkan oleh beberapa media sosial, sebenarnya ada fitur-fitur yang ditarik kembali karena kurang diminati oleh penggunanya. Mulai dari fitur IGTV yang kini harus dinonaktifkan, serta fitur fleets dari twitter yang juga harus dinonaktifkan. Namun, akankah tampilah home feed Instagram yang akan dirilis awal tahun 2022 ini mendapatkan respon baik dari para penggunanya? 

Nah itu dia penjelasan mengenai fitur-fitur terbaru yang akan diluncurkan oleh Instagram dalam waktu dekat ini. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan rekan BisnisOn semuanya yaa.

 

Read More