Monkey Bisnis: Alasan Dibalik Harga Minyak Goreng Yang Tinggi

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang monkey bisnis. Walaupun namanya terdengar tidak sopan, tapi kenyataanya memang para pelaku usaha yang menimbun barang hingga barang tersebut langka dipasaran yang membuat harganya melambung tinggi, pantas mendapatkan julukan demikian. Haduh, mimin jadi emosi deh dibuatnya. Dari pada emosi kita mubazir, lebih baik kita menyuarakan tindakan kotor semacam ini lewat tulisan yang bisa rekan-rekan bagikan ke yang lainnya biar kasus macam ini tak terjadi lagi.

monkey bisnis - photo by kindel media from www.pexels.com
monkey bisnis – photo by kindel media from www.pexels.com
minyak goreng - photo by kampus production from www.pexels.com
Minyak goreng – photo by kampus production from www.pexels.com

Strategi monkey bisnis tidak hanya terjadi pada kasus harga minyak goreng yang tinggi saja. Namun, pernah terjadi juga pada kasus masker yang dulu sempat menyentuh harga 400 ribu rupiah per box. Padahal harga normalnya hanya dibandrol 25 ribu rupiah per boxnya. Tidak hanya sekali-duakali, tindakan semacam ini pernah merugikan masyarakat dalam bentuk tumbuhan gelombang cinta, batu akik, ikan louhan, dan yang terakhir sepedah.

Lalu, mengapa strategi semacam ini terus terulang dari waktu ke waktu? Nah mengutip dari laman accurate.com, para pelaku usaha yang melakukan strategi monkey bisnis, mereka memanfaatkan rasa antusias masyarakat pada suatu barang tertentu. Dimana ketersediaan barang tidak sebanding dengan rasa antusiasme orang-orang yang ingin membeli barang tersebut. Harga barang yang tiba-tiba melambung tinggi dari harga normalnya bisa menjadi salah satu indikasi tindakan monkey bisnis.

Baca juga: Strategi affiliate marketing dalam mempromosikan produk 

Nah itu dia ulasan mengenai strategi monkey bisnis yang kerap bikin masyarakat resah. Semoga kasus semacam ini tidak terulang lagi ya sob. Gapapa deh untung sedikit yang penting berkah. Setuju?

Promosi - www.bisnison.com
Promosi – www.bisnison.com
Read More

6 Cara Bikin Konsumen Betah Scrolling Di Akun Media Sosial Bisnismu

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang cara bikin konsumen betah scrolling di akun media sosial bisnismu. Di era perkembangan teknologi yang semakin canggih, kini penjual tidak perlu repot lagi teriak-teriak untuk memasarkan produk dagangannya, ya kecuali kalau kamu jualannya lewat live shoppe, hehehe.

Pembahasan yang akan kita bahas kali ini berkaitan dengan pemanfaatan media sosial untuk memasarkan produk. Baik secara hardselling atau softselling. Mulai dari Instagram, Twitter, TikTok, bahkan Facebook. Hmm, kira-kira rekan BisnisOn udah mulai dari aplikasi yang mana aja nih untuk memasarkan produk? Berdasarkan pernyataan dari miss Laurence Dessart di tahun 2015. Belio pernah bilang kalau untuk membangun customer engagement di media sosial itu ada 7 cara. Nah, mari kita bahas caranya satu-persatu yuk! Cekidot.

Enjoyment Customer Engagement - www.bisnison.com
Enjoyment Customer Engagement – www.bisnison.com

Cara yang pertama yakni, Enjoyment. Konten yang kamu unggah di media sosial tidak harus melulu berjualan, tapi cobalah untuk membuat konten-konten yang memberikan kesenangan atau kebahagiaan bagi audiens, seperti konten meme, tweet-tweet yang puitis nan lucu, atau konten vidio TikTok yang diberi sedikit sentukan komedi. Menurut Oh Su Hyang dalam bukunya tentang komunikasi, Humor atau komedi dapat berperan mencairkan suasana yang kaku. Sehingga dari konten tersebut dapat memancing konsumen untuk berkomentar dan menaikkan engagement. Cara ini bisa diukur dengan melihat seberapa banyak Like, Comment, dan Share yang dilakukan para audiens dalam sebuah unggahan di media sosial.

Ethusiasm Customer Engagement - www.bisnison.com
Ethusiasm Customer Engagement – www.bisnison.com

Cara yang kedua yakni, Enthusiasm. Buatlah konten softselling di akun media sosial bisnismu yang bisa menarik antusiasme audiens untuk berkomentar. Seperti gambar diatas, kira-kira promosiin bisnis apa ya yang cocok? Nah, dari contoh diatas kita bisa melihat pembuktiaan bahwa konten semacam ini bisa menaikkan keterlibatan audiens untuk berkomentar.

Attention Customer Engagement - www.bisnison.com
Attention Customer Engagement – www.bisnison.com

Cara yang ketiga yakni, Attention. Setelah mengunggah konten softselling di akun media sosial bisnismu, cobalah untuk membalas dan menyukai salah satu atau salah tiga dari komentar para audiens. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesan humble sehingga membuat audiens memberikan simpatinya untuk berkomentar lagi dikonten selanjutnya.

Absorption Customer Engagement - www.bisnison.com
Absorption Customer Engagement – www.bisnison.com

Cara yang keempat, yakni Absorption. Unggahlah konten-konten di stories Instagram atau feed Instagram yang dapat membuat audiens berinteraksi. Baik itu berupa komentar ajakan berdiskusi atau games-games pengetahuan. Berinteraksi dengan audiens dapat dihitung dengan cara melihat siapa yang paling aktif melakukan posting, komentar dan share.

Sharing Customer Engagement - www.bisnison.com
Sharing Customer Engagement – www.bisnison.com

Cara yang kelima yakni, Sharing. Dalam media sosial, bertukar berita atau testimoni adalah cara bagi audiens atau konsumen untuk bertukar pengalaman, ide, atau konten yang menarik. Dengan membuat seminar online, baik itu di zoom, live Instagram, live TikTok, atau YouTube dapat saling mengenal konsumen lebih dekat.

Learning Customer Engagement - www.bisnison.com
Learning Customer Engagement – www.bisnison.com

Cara yang keenam yakni, Learning. Selain mengunggah foto produk atau layanan jasa yang ditawarkan, rekan-rekan BisnisOn bisa mengunggah konten yang berisikan wawasan seputar produk atau jasa. Dimana lewat akun media sosial bisnismu, audiens dapat mencari bantuan, gagasan, dan sumber informasi dari produk atau jasa yang kamu tawarkan. Hal ini dapat dilihat dari seberapa banyak komentar  yang dilakukan audiens yang dikategorikan menjadi saran atau pertanyaan, semakin sedikit pertanyaan semakin baik pembelajaran para audiens terhadap brandmu.

Endorsing Customer Engagement - www.bisnison.com
Endorsing Customer Engagement – www.bisnison.com

Cara yang ketujuh yakni, Endorsing. Lewat cara ini, audiens diberi kesempatan untuk ikut membuat konten atau gagasan yang berkaitan dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Dengan memberikan kesempatan ini membuat audiens merasa dihargai dan membuat mereka semakin mencintai brandmu.

Selain itu, kamu juga bisa memberikan contoh-contoh barang rekomendasi dari toko lain yang menjual produk yang sama dengan produk yang kamu jual. Misalnya kamu menjual pakaian dress perempuan. Kamu bisa ikut memberikan produk serupa dari toko lain, seperti contoh gambar diatas. Jangan lupa juga untuk tag produk dari toko lain supaya mereka mengenal tokomu.

Baca juga: Cara membangun strategi community marketing 

Nah itu dia ulasan mengenai cara membangun customer engagement di media sosial supaya audiens merasa betah untuk scrolling di akun media sosial bisnismu. Foto produk yang Asthetic boleh saja, asal jangan lupakan komunikasi yang hangat dengan para audiensmu ya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kemajuan bisnis rekan-rekan sekalian. Dapatkan informasi seputar bisnis lainnya, hanya di www.BisnisOn.com, rajanya jual beli follower Indonesia.

 

Read More

Bangun Strategi Community Marketing Untuk Menarik Simpati Konsumen

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang strategi community marketing. Seperti kata pepatah yang bilang “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” dengan adanya persatuan, kita akan semakin kuat. Begitu juga dengan brand yang kamu miliki. Tanpa adanya konsumen, brand yang telah kamu bangun tidak akan ada artinya, bukan? Dari para konsumen inilah yang akhirnya membuat sebuah brand bisa dikenal luas hingga bisa ke paris fashion week.  

Mengutip dari Wikipedia, pemasaran komunitas adalah strategi untuk melibatkan konsumen atau audiens dalam percakapan. Dengan adanya internet, percakapan brand dengan para konsumen bisa dilakukan lewat konten media sosial. Kalau kata bang Philip Kotler dalam buku manajemen pemasaran, media sosial merupakan sarana bagi para konsumen untuk berbagi informasi teks, gambar, audio, dan video dengan satu sama lain atau dengan brand atau sebaliknya. 

Selain itu, dengan membangun sebuah komunitas di media sosial, kamu bisa mengetahui apa kebutuhan konsumen, keluhan konsumen, meningkatkan kesetiaan konsumen, dan membangun citra brand kepada konsumen. Misalnya, kamu seorang penjual alat-alat naik gunung maka juallah barang tersebut kepada komunitas ‘suka naik gunung’ atau komunitas ‘gunung bersatu’ yang bisa kamu temukan di grup Facebook atau forum diskusi online lainnya.

Nah, setelah konsumen melakukan pembelian pertamanya, langkah selanjutnya adalah menjalin kedekatannya lewat komunitas yang kamu bangun di media sosial. Penggunaan Grup WhatsApp juga sabi loh untuk strategi komunitas marketing ini.  

Community marketing - Photo by jd danny from www.pexels.com
Community marketing – Photo by jd danny from www.pexels.com

Bagaimana Cara Membangun Strategi Community Marketing 

Fokus utama community marketing adalah untuk membangun dan mempertahankan hubungan dengan para konsumen lewat media sosial. Hal ini dilakukan supaya terjadi komunikasi dua arah yang sehat, yakni dari penjual kepada konsumen. Tujuannya untuk mendapatkan interaksi konsumen terhadap kegiatan atau konten yang akan kamu bagikan. Interaksi tersebut bisa berupa tanya jawab, diskusi, memberikan saran, bercanda riang, sampai ada juga yang berasumsi. 

Selain lewat media sosial, pemasaran komunitas juga bisa dilakukan secara offline, seperti mengadakan event atau seminar. Yang penting bisa kumpul-kumpul cantik gitu deh. 

Menurut The Marketing Science Institute, customer engagement atau interaksi konsumen adalah bentuk manifestasi perilaku konsumen terhadap brand di luar aktivitas pembelian. Sehingga menghasilkan sebuah motivasi individu konsumen untuk melakukan promosi brand tersebut dari mulut ke mulut, blogging, menulis review, membuat halaman di facebook dan aktivitas lain yang bertujuan untuk mempromosikan produk secara cuma-cuma. 

Kalau sudah kenal, dekat, dan jatuh cinta dengan produknya pasti segala sesuatunya akan dilakukan secara sukarela demi ayang tercinta bahagia, hehe.

Baca juga: Strategi affiliate marketing untuk membantu memaksimalkan pemasaran komunitas

Jenis comunnity marketing - Photo by wojtek paczes from www.pexels.com
Jenis comunnity marketing – Photo by wojtek paczes from www.pexels.com

Jenis-Jenis Community Marketing

Mengutip dari laman inmarketing.id, community marketing terbagi menjadi dua jenis, yakni organic community marketing dan satu lagi akan kita bahas setelah pesan-pesan berikut ini. Lanjuttt! 

Organic Community Marketing

Organic Community Marketing adalah salah satu bentuk pemasaran komunitas yang dibentuk oleh konsumen tanpa melibatkan admin dari sebuah brand tersebut. Misalnya, kita ambil contoh dari brand eiger. Para konsumen atau pengguna alat-alat outdoor dari eiger, mereka bisa saja membuat grup Facebook atau forum diskusi online untuk saling sharing seputar produk yang mereka gunakan.

Jenis pemasaran komunitas yang satu ini sangat rentan terjadi penyalahgunaan nama baik dari brand tersebut loh. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab atau kompetitor dari bidang bisnis yang sama, bisa saja menjelek-jelekkan produk tersebut lewat interaksinya di grup Facebook atau forum diskusi online. Untuk itu penting sekali adanya pengawasan dari tim marketing brand untuk mengawasi jenis community marketing satu ini. 

Sponsored Community Marketing

Jenis pemasaran komunitas yang terakhir, yakni Sponsored Community Marketing. Suatu komunitas yang sengaja dibuat oleh sebuah brand untuk para konsumennya. Disini, konsumen bisa langsung berinteraksi dengan admin brand tersebut untuk menyampaikan keluh kesahnya. Sehingga hal-hal negatif yang berkaitan dengan produk tersebut bisa langsung diawasi oleh admin untuk mencegah pencemaran nama baik.

Baca juga: Strategi social proof untuk meningkatkan kepercayaan toko online 

Saran mimin sih kalau kamu mau bangun community marketing di media sosial, ada baiknnya lewat platform facebook, twitter, dan instagram. Selain itu buatlah konten yang menghibur untuk mencairkan suasana komunikasi yang kaku dan buatlah konten seputar percintaan yang bisa bikin galau dan kasmaran bersama dengan para konsumen yang akan kamu bangun lewat komunitas.

Nah itu dia ulasan mengenai strategi community marketing yang bisa rekan-rekan BisnisOn terapkan. Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di Instagram seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredible atau terkenalnya akun komunitas tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers Instagram dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Promosi - www.bisnison.com

Read More

Tips Memasarkan Produk di TikTok Untuk Menjangkau Para Generasi-Z

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang tips memasarkan produk di TikTok. Semenjak diluncurkan secara internasional pada tahun 2016, aplikasi berbagi vidio pendek asal negeri tirai bambu ini masuk dalam daftar aplikasi dengan pertumbuhan tercepat di dunia lho. Hanya dalam kurun waktu 5 tahun, TikTok berhasil mendapatkan 1 miliar pengguna dan berhasil menduduki peringkat teratas sebagai aplikasi media sosial terpopuler di seluruh dunia.

Bahkan Indonesia sendiri telah menyumbang sebanyak 92,2 juta pengguna dengan rentang usia 18-34 tahun. Hal ini bertepatan dengan adanya bonus demografi yang tengah dirasa oleh negeri kita tercinta yang diprediksi terjadi hingga tahun 2035 mendatang maka dari itu TikTok menjadi salah satu media sosial yang cocok untuk memasarkan produk seputar kebutuhan para generasi-z hingga milenial. Berikut ini mimin bakal kasih tau tips memasarkan produk di TikTok. Cekidot.

Media Sosial untuk Gen-Z - Photo by Yan Krukov from www.pexels.com
Media Sosial untuk Gen-Z – Photo by Yan Krukov from www.pexels.com

Sejarah Media Sosial

Mengutip dari teman-teman binus university dalam lamannya, Generasi Z adalah mereka yang lahir di tahun 1995 hingga tahun 2012. Lahir dalam keadaan teknologi yang sudah memumpuni ini memungkinkan mereka ahli dalam penggunaan media sosial dibandingkan generasi sebelumnya. Diketahui bahwa media sosial pertama di dunia ialah Six Degrees yang muncul di tahun 1997. Memungkinkan pengguna dapat terhubung satu sama lain dalam database digital.

Penggunaan media sosial tidak hanya untuk ngepoin kehidupan orang saja loh. Tapi, kini media sosial menjelma menjadi tempat untuk mencari hiburan, inspirasi, kebebasan berekspresi, hingga ladang mencari rezeki. Salah satunya aplikasi TikTok yang akan kita bahas kali ini.

Baca juga: Cara memasarkan produk di Twitter 

Tips Memasarkan Produk di TikTok - Photo by George Milton from www.pexels.com
Tips Memasarkan Produk di TikTok – Photo by George Milton from www.pexels.com

Tips Memasarkan Produk di TikTok

Ketika menjalankan sebuah bisnis, baik itu bisnis fashion, food, skincare, atau prelove harus bisa memasarkan produk semaksimal mungkin untuk mendorong lebih banyak calon pembeli. Salah satunya lewat media sosial TikTok. Akan tetapi, penting untuk rekan-rekan pahami platform mana cocok untuk generasi-z, mengapai mereka menyukainya, dan apa yang memotivasi mereka untuk membeli suatu produk dari brand tersebut.

Meskipun banyak media sosial lainnya yang menawarkan jenis konten yang sama, gaya video TikTok yang estetik dan unik ini membuat TikTok lebih menarik bagi generasi muda. TikTok sering kali disebut-sebut sebagai tempat pertama mereka melihat produk baru. Hayo ngaku siapa suka kena racun TikTok? Tidah heran bukan kalau platform ini menjadi tempat yang cocok untuk memasarkan produk.

Berikut ini tips memasarkan produk di TikTok:

#1. Jadikan Brand Untuk Rayakan Keanekaragaman Mereka

Gen-Z adalah generasi yang paling beragam secara etnis dan ras. Anggota generasi ini ingin dipahami, bukan didefinisikan.

Mereka menginginkan sebuah brand yang peduli dengan isu-isu yang sedang ramai terjadi dan mereka ingin merasa terwakili di berbagai media periklanan.

Jadi, pastikan brandmu memperjuangkan keanekaragaman mereka ya dalam memasarkan produk. Misalnya, seperti isu pencemaran lingkungan yang kian hari kian memburuk, isu percintaan, atau kesehatan mental.

Dengan campaign pengurangan limbah plastik, pasti brandmu akan mendapatkan simpati dari para generasi-z yang peduli akan hal tersebut. Sehingga menciptakan kesan cinta pertama mereka.

#2. Jadikan Brand Dalam Meningkatkan Gaya Hidup Mereka

Generasi-z adalah sekelompok pengguna yang mahir dalam penggunaan internet, yang cenderung tidak tertipu oleh tipu muslihat marketing yang berbelit-belit.

Sebagai gantinya, coba fokuskan untuk menunjukkan bagaimana produk atau layanan jasamu dalam meningkatkan gaya hidup mereka dan memberikan pengalaman berharga bagi mereka.

Dengan menawarkan produkmu sebagai solusi dari permasalahan yang mereka hadapi, kemungkinan besar akan membuat para Generasi-z mengambil tindakan dari apa yang kamu sampaikan lewat konten di TikTok.

#3. Jadikan Brand Untuk Menemani Tantangan Mereka

Brand yang telah kamu bangun, harus bisa memahami tantangan apa yang sedang mereka hadapi. Semisalnya, tantangan menghadapi quarter life crisis, nikah muda, atau investasi.

Sehingga memungkinkan mereka untuk terus bereksperimen dalam menemukan jati diri lewat produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Baca juga: TikTok Tactics, kursus online untuk para digital marketer 

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers TikTok dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Cara Menghasilkan Uang Dari YouTube Lewat Fitur Terbarunya

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang cara menghasilkan uang dari YouTube lewat fitur terbarunya. Tidak hanya Atta Halilintar dan Ria Ricis saja yang boleh melenggang di platform YouTube. Kamu juga berkesempatan untuk menggeser kedudukan mereka lho. Asalkan Atta dan Ria Ricis pamit dari YouTube mereka, hehe. 

Mengutip dari laman markettreading.com, hampir sebagian besar orang menonton vidio YouTube dari smartphone. Selain enak untuk menonton podcast closethedoor sambil rebahan. Ternyata fitur terbaru ini akan hadir dalam versi pengguna smartphone. Simak selengkapnya hanya disini. Check this out! 

YouTube Short Vidio - Photo by michael burrows from www.pexels.com
YouTube Short Vidio – Photo by michael burrows from www.pexels.com

Menghasilkan uang lewat fitur short vidio YouTube 

Persaingan bisnis tidak hanya terjadi di sesama pelapak saja, tetapi sesama pengembang media sosial pun ikut merasakannya. Berbagai fitur pun silih berganti mewarnai suasana media sosial. Bila rekan-rekan BisnisOn ingat, tempo lalu di tahun 2021, twitter resmi menghapus fitur fleets. Fitur yang mirip seperti Instagram stories ini, hanya berjalan selama 8 bulan saja. 

Mengutip dari pernyataan Veronica Utami selaku Direktur Marketing Google Indonesia Filipina dan YouTube Asia Tenggara, “Dengan kehadiran fitur ini kami ingin mempermudah kreator untuk berkreasi dari handphone mereka, mereka bisa secara mudah berkreasi, mengedit, dan meng-upload hasilnya,” 

Seakan tidak mau ketinggalan tren, YouTube segera meluncurkan fitur short vidio yang mirip seperti Instagram stories. Memungkinkan para kreator untuk membuat vidio berdurasi singkat, sekitar 15 detik hingga 1 menit. Terdengar mudah bukan? Begitu pula dengan penawaran yang akan YouTube berikan. 

Sebagai platform media sosial terpopuler nomor dua di seluruh dunia. Fitur short vidio diharapkan bisa kembali memikat hati pengguna dengan cara memperluas konten dalam fitur tersebut  dan memonetisasinya. 

Baca juga: Cara menghasilkan uang dari Instagram 

Fitur Terbaru YouTube - Photo by kampus production from www.pexels.com
Fitur Terbaru YouTube – Photo by kampus production from www.pexels.com

Cara memonetisasi konten lewat fitur short vidio YouTube 

Penggunaan fitur terbaru dari YouTube ini, akan menghemat waktu para tim pemasaran dan para pembuat konten dalam memproduksi vidio. Cukup 15 detik hingga 1 menit, konten vidio marketingmu sudah bisa di tonton oleh jutaan pengguna YouTube lainnya. Akan tetapi, lewat fitur ini rekan-rekan BisnisOn dituntut untuk lebih kreatif dalam memasarkan produk atau layanan jasa secara soft selling dalam waktu singkat. 

Tapi tenang, kini YouTube berencana untuk memperkenalkan cara baru bagi mereka yang ingin memonetisasi konten shorts vidio YouTube. Cara yang pertama, yakni dengan memperluas konten pemasaran. Kedua, dengan menghadirkan fitur chat untuk bisa saling bertukar pesan. Dan terakhir, yakni memungkinkan pengguna untuk berbelanja dari short vidio YouTube. 

Baca juga: Cara menghasilkan uang dari Twitter 

Nah itu dia ulasan mengenai cara menghasilkan uang dari youtube lewat fitur terbarunya. Ayo! tunggu apalagi. Saatnya bangun ide konten vidio pemasaran mu lewat fitur terbaru YouTube. 

Read More

Memasarkan Produk Lewat Twitter? Siapa Takut! Gunakan Fitur Berikut ini

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang fitur twitter yang dapat memaksimalkan pemasaran. Di era digital seperti sekarang ini, penggunaan internet semakin meningkat. Menurut data dari kominfo.go.id, pengguna internet di Indonesia tahun 2021 mencapai 202,6 juta pengguna. Jumlah ini hampir mendekati jumlah penduduk Indonesia di tahun 2021 yang mencapai 273,87 juta jiwa. Wah, ternyata banyak juga ya warganet dari negeri kita tercinta. 

Selain untuk mencari jalan ke rumah mantan, eh ups. Penggunaan internet kerap digunakan untuk mengakses ke media sosial. Peran media sosial kini banyak dimanfaatkan para pelaku usaha untuk memasarkan produk atau layanan jasanya disana. Tak terkecuali dengan twitter. Aplikasi berlogo burung ini hadir untuk membantu rekan-rekan bisnis dalam memaksimalkan proses pemasaran dan pertumbuhan akun bisnis Twitter. Simak selengkapnya hanya disini. Check this out!

Baca juga: Strategi Affiliate Marketing dalam promosi produk di MedSos

Fitur Hub ‘Twitter Toolbox’ 

Fitur terbaru Twitter akan berfokus untuk alat analitik dan pembuatan akun professional yang bisa digunakan untuk bisnis. Fitur Twitter Toolbox baru ini dibagi menjadi tiga segmen, Yakni Expression Tools, Measurement Tools, dan Safety Tool. 

Menurut Bill Gates dalam essaynya yang berjudul content is king di tahun 1996 “Konten adalah tempat yang saya harapkan akan menghasilkan banyak uang nyata di internet, sama seperti dipenyiaran” Untuk itu konsistensi mengunggah konten di media sosial adalah kunci keberhasilan suatu bisnis. Tapi tenang, kini twitter punya fitur Expression Tools untuk penjadwalan konten kamu. 

Baca juga: Strategi Social Proof untuk meningkatkan kepercayaan 

Nah, untuk pemasaran, measurement tools kemungkinan paling menarik, dengan serangkaian aplikasi analitik Twitter untuk menawarkan lebih banyak wawasan tentang kinerja akun twitter bisnis mu. 

Read More

Mengenal Strategi Affiliate Marketing Dalam Promosi Produk Di Media Sosial

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang strategi affiliate marketing dalam promosi produk di media sosial. Dimasa pandemi covid-19, kebutuhan akan internet semakin meningkat. Orang-orang mulai beralih menggunakan Wireless Fidelity atau WIFI untuk mengurus berbagai hal yang serba digital. Mulai dari pekerjaan, pendidikan, perekonomian, hingga hiburan. 

Menurut penuturan Ahmad Reza, selaku SPV Telkom yang dikutip dari laman marketbisnis.com, permintaan pemasangan WIFI di Indonesia meningkat sebanyak 47 persen dibanding sebelum adanya pandemi. Hal ini dilatar belakangi oleh adanya kebijakan bekerja dari rumah. 

Ngomongin soal internet, tak lupa juga dengan peran media sosial dalam meningkatkan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia. Terutama dalam bidang perekonomian. Banyak pelaku usaha yang kini mulai beralih menggunakan media sosial untuk memasarkan produk. Kenali strategi berikut ini untuk kamu yang baru memulai usaha. 

Menurut perusahaan pemasaran ternama asal Amerika Serikat, CJ Affiliate menyatakan bahwa pemasaran afiliasi merupakan sebuah strategi promosi produk maupun jasa kepada calon konsumen. Dimana para affiliate akan dibayar sesuai dengan jumlah produk yang telah berhasil dijualnya lewat sistem komisi. Selain dari komisi, rekan-rekan pelaku usaha juga bisa memberikan produk atau layanan jasa secara cara cuma-cuma kepada para affiliate yang telah mempromosikannya. Strategi semacam ini bisa kita temui di platform media sosial, seperti jasa endorsement, serta paid promote. 

Baca juga: Strategi Social Proof di Media Sosial 

Join the brand – Photo by pixabay from www.pexels.com

Hal yang perlu dipersiapkan untuk strategi affiliate marketing 

Ketika ingin menjalankan strategi online sales seperti ini, ada beberapa pihak yang terlibat, yaitu:

  • Penjual: Pihak yang memiliki produk atau jasa. 
  • Affiliate Marketer: Orang-orang yang mau bergabung untuk mempromosikan produk atau jasa di media sosial mereka pribadi, seperti influencer serta blogger. 
  • Konsumen: Pihak yang menerima promosi dari para affiliate marketer. 

Strategi online sales seperti ini sangat cocok untuk menargetkan para pengguna media sosial yang ingin mulai belajar bisnis atau pemasaran. Semakin banyak affiliate marketer yang mau bergabung, semakin banyak orang-orang mengenal produk atau jasa yang ditawarkan. 

Baca juga: Praktik Cross-Border Yang Bisa Hancurkan UMKM

Contoh Affiliate Marketing – Photo by cottonbro from www.pexels.com

Cara mengemas strategi affiliate marketing di Internet 

  • Kemas konten produk atau jasa secara soft selling dengan kata-kata yang manis, persuasive, dan bikin penasaran. Baik berupa foto, vidio, e-book, atau blog. 
  • Buatlah konten yang berkualitas sehingga memberikan informasi yang bermanfaat untuk audien terapkan dalam kehidupan sehari-hari. 
  • Libatkan orang lain terutama komunitas untuk berkontribusi dalam pembuatan konten yang berkaitan dengan produk atau jasa.
  • Mengadakan lomba untuk menarik perhatian banyak pengunjung untuk melihat produk atau jasa yang ditawarkan. 

Baca juga: Teknik Decoy-Effect Untuk Menentukan Harga 

Nah itu dia ulasan mengenai strategi affiliate marketing dalam membranding produk di media sosial. Semakin banyak para affiliate yang mau bergabung, semakin besar peluang produk mu dikenal luas.

Read More

TikTok Meluncurkan Fitur Kursus Online Untuk Para Digital Marketing

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang fitur terbaru TikTok yang dapat membantu para digital marketing. Sejak adanya pandemi Covid-19, semua bidang pekerjaan beralih ke media online. Tak terkecuali dengan bidang pemasaran. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. 

Penggunaan media sosial pun menjadi kebutuhan primer baru yang perlu dipenuhi untuk menghilangkan rasa bosan di sela-sela kegiatan online. Peluang ini kemudian dimanfaatkan oleh para pemasar untuk menyebarluaskan produk mereka. Mulai dari Instagram, Facebook, Twitter bahkan TikTok yang baru-baru ini sedang naik daun. 

Mengutip dari laman statista.com hanya dalam beberapa bulan semenjak diluncurkan secara internasional pada tahun 2016, TikTok telah menjadi salah satu aplikasi dengan pertumbuhan tercepat di seluruh dunia. Dalam kurun 5 tahun, TikTok berhasil mendapatkan 1 miliar pengguna. Bahkan Indonesia telah menyumbang sebanyak 92,2 juta pengguna TikTok. 

Dengan jumlah pengguna yang begitu banyak membuat pihak TikTok segera meluncurkan fitur terbarunya bernama ‘TikTok Tactics’ yang menghadirkan kursus online untuk para digital marketing yang ingin menyebarluaskan produknya di aplikasi berbagi vidio pendek tersebut. Simak sampai habis untuk dapatkan wawasan baru dari fitur terbaru TikTok untuk kemajuan bisnismu. Check this out!

Kursus online tiktok – Photo by Michael Burrows from www.pexels.com

Apa yang menjadi unggulan dari fitur terbaru ini 

Peluang untuk menghasilkan uang di TikTok semakin terbuka lebar lewat konten vidio yang dibagikan. Mulai dari konten hiburan, konten kreatif, bahkan konten review produk pun semakin ramai menghiasi timeline TikTok.

Mengutip dari laman ginee.com sebanyak 76% pengguna TikTok berada di rentang usia 18-34 tahun. Banyaknya pengguna dari generasi muda membuat para digital marketing menyesuaikan produk dengan kebutuhan yang mereka inginkan. Terutama untuk para generasi muda yang baru mendapatkan pekerjaan dan bingung menghabiskannya dengan cara apa. 

Untuk itu TikTok meluncurkan fitur kursus online bernama TikTok Tactics yang dirancang untuk memberikan vidio seputar tips, wawasan tentang cara memanfaatkan aplikasi untuk promosi dan membangun branding merek.

Baca juga: Cara mendapatkan kepercayaan pelanggan 

Materi apa saja yang bisa didapatkan dari TikTok Tactics 

Beberapa materi kursus dalam TikTok Tactics, seperti Attribution (web dan app), targeting, bidding, optimization, katalog, dan kreatif. Setiap segmen kursus mencakup ikhtisari video dengan tiga metode pendekatan yang berbeda-beda. Tergantung di mana kamu berada dalam program kursus tersebut. 

Misalnya di segmen kreatif, kamu bisa mendapatkan materi dari memanfaatkan aset yang kamu miliki di TikTok, hingga bermitra dengan para content creator melalui TikTok Creator Marketplace. 

Materi kursus yang pertama diluncurkan oleh TikTok, yakni ‘panduan praktik terbaik yang mudah diikuti untuk beriklan di TikTok’, dalam materi tersbut, TikTok memberikan penjelasan tentang atribusi, penargetan, praktik terbaik untuk kreatif, dan masih banyak lagi seputar strategi pemasaran di TikTok.

Baca juga: Strategi Pemasan Bisnis Online

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers TikTok  dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Mengenal Social Proof Sebagai Strategi Jitu Pemasaran Bisnis Online

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang social proof. Sebuah fenomena unik dalam dunia pemasaran. Ketika membangun sebuah bisnis, baik itu secara fisik mau pun online. Memasarkan produk adalah hal terpenting yang wajib dilakukan secara konsisten dan berskala. Mulai dari beriklanan di media sosial hingga memasang spanduk di toko fisik. Upaya ini dilakukan untuk memperkenalkan produk ke masyarakat calon pembeli. Kamu juga bisa gunakan jasa influencer untuk menyebarluaskan konten produk melalui media sosial. 

Sebelum adanya media sosial, memasarkan produk banyak dilakukan dari mulut ke mulut. Biasanya pembeli akan secara sukarela merekomendasikan produk ke orang-orang terdekatnya karena merasa puas dengan barang atau pelayanan yang telah diberikan. Rekan BisnisOn! Bisa bayangkan, hanya dari satu orang saja bisa membawa pengaruh yang begitu kuat terhadap lingkungan sekitar mengenai citra dari tokomu. Konsep inilah yang sampai saat ini tetap dipertahankan walau perkembangan zaman telah berubah secara digital.

Social Proof – Photo by Henry Perks from www.unsplash.com

Seberapa pentingnya social proof dalam dunia bisnis 

Social Proof atau bukti sosial adalah sebuah gagasan yang mengatakan bahwa tindakan seseorang bisa dipengaruhi oleh tindakan orang lain. Terutama pada situasi yang masih baru atau asing baginya dan cenderung mempertimbangkan omongan orang yang telah lebih dulu melakukannya. 

Beberapa jenis social proof yang paling umum adalah ulasan online, sertifikasi dari sebuah lembaga, rekomendasi dari teman, keluarga, atau influencer. Baik itu berupa ucapan, tulisan maupun vidio. Tindakan tersebut sangat membantu calon pembeli untuk mendapatkan informasi tambahan mengenai baik, buruknya sebuah produk atau layanan sebelum melakukan transaksi pembelian maka dari itu social proof berperan penting dalam mempengaruhi keputusan calon pembeli terlebih dalam bisnis online. 

Strategi ini juga bisa meningkatkan kepercayaan pembeli loh. Semakin banyak ulasan, semakin bermanfaat pula bagi calon pembeli lainnya dalam memutuskan pembelian sebuah produk atau layanan jasa di toko online. Penggunaan social proof sering di identifikasikan dengan rating bintang.

Baca Juga: Strategi Decoy-Effect Dalam Menentukan Harga Produk 

Before After – Photo form www.googleimage.com

Cara mengemas social proof di media sosial 

Seperti namanya, social proof atau bukti sosial, mengharuskan kamu memberikan bukti nyata kepada calon pembeli lainnya dengan menjadikannya sebagai konten di media sosial. Salah satunya lewat konten before-after. 

Ketika pembeli memberikan ulasan testimoni mengenai produk atau layanan jasa di kolom penilaian e-commerce atau melalui pesan WhatsApp. Kamu bisa membagikan bukti tersebut lewat akun media sosial bisnis yang kamu miliki, seperti lewat story instagram, menjadikan sebagai sorotan di instagram, atau menaruh bukti tersebut di profil whatsapp bisnismu. Hal ini dikarenakan jejak digital akan tersimpan dalam waktu lama dan menghemat ruang. 

Baca juga: Strategi Affiliate Marketing dalam dunia bisnis

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di Instagram seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers Instagram dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More