5 Cara Menambah Followers TikTok

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang cara menambah followers TikTok. Coba cara menambah followers TikTok yuk! Lakukan dengan rajin supaya akunnya cepat terkenal dan engagement meningkat. Dengan cara ini, tak hanya brand yang akan dikenal banyak orang, tetapi bisa jadi pembuat konten alias pemilik akun secara pribadi juga akan ikut terkenal. Artinya, seseorang bisa langsung jadi artis dadakan di TikTok.

#1. Cari Ide Yang Menarik

Konten yang kita unggah di TikTok juga tergantung pada ide yang telah diusung. Apabila idenya menarik, maka akan jauh lebih mudah untuk membuat konten yang menarik pula buat para pengguna TikTok.

Ide konten yang cukup menarik biasanya bersifat umum dan dibutuhkan banyak orang. Misalnya, informasi soal kesehatan, tutorial gerakan senam, tutorial sederhana soal masak memasak, dan yang lainnya.

Anda juga bisa mencoba konten unik seperti review produk-produk yang tidak biasa. Contoh: mesin cuci mini, alat multifungsi, atau yang lainnya.

Meski terlihat sepele, nyatanya konten semacam ini memiliki banyak peminat. Khususnya, mereka yang penasaran dengan hal-hal yang unik dan kreatif.

#2. Ikuti Tren

Musik menjadi elemen penting dalam TikTok. Kita bisa mengikuti tren yang ada di TikTok bermodalkan judul lagu yang sedang booming atau viral. Mulai dari lagu dalam negeri hingga luar negeri.

Selain musiknya, kita juga bisa mengikuti tren di TikTok dari dancenya, dubbing, kreasi makanan atau minuman, hingga challenge. Dengan begitu konten kita akan lebih mudah untuk masuk FYP.

#3. Gunakan Hashtag

Penggunaan hashtag idak hanya di Twitter dan Instagram saja, kini di TikTok juga bisa. salah satu hashtag yang paling banyak digunakan oleh pengguna yang lainnya adalah #fyp atau for yout page.

Konon katanya, hashtag ini dapat membantu kita untuk viral di TikTok dan bisa muncul  di halaman depan pengguna lainnya. Apabila konten sudah banyak dilihat oleh orang lain, kemungkinan untuk viral dan terkenal semakin mudah.

Tidak hanya hashtag #fyp saja, kamu juga bisa menyelipkan beberapa hashtag lainnya yang sesuai dengan isi konten tersebut. Harapanya lewat hashtag ini bisa menjangkau lebih banyak orang untuk melihat konten yang kita unggah.

#4. Sering Posting

Ritme postingan yang kita unggah di media sosial, termasuk TikTok dapat membuat kita lebih mudah untuk dikenal. Misalnya seperti konten TikTok Mainan yang banyak di bahas oleh konten kreator bernama Medy Renaldy.

Karena sering mengunggah konten seputar mainan, akhirnya bang Medy lebih mudah dikenal oleh orang lain berkat ciri khasnya tersebut.  Agar bisa mendapatkan perhatian dari pengguna lainnya kamu bisa mengunggah konten tersebut secara terus menerus. Jnagan patah semangat ya.

#5. Beli follower di penyedia terpercaya

Cara instan berikutnya adalah dengan membeli jasa tambah follower di situs terpercaya, seperti jasaviral.com atau di bisnison.com

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenal akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers TikTok dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Suka Duka Jualan di Media Sosial, Dari PHP Sampai Susahnya FYP

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar isi dompet? Semoga cepat terisi yah. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang suka dukanya jualan di media sosial. Dalam menjalani sebuah bisnis, akan jauh lebih mudah bila kita sudah memiliki mindset berjuang. Dapetin ayang aja bisa, masa bergabung di BisnisOn belum nyoba. 

Tenang aja lur! Menjadi seorang pebisnis masih bisa mengalahkan mas-mas berseragam lainnya kok. Asalkan mau bekerja keras, kamu bisa dapatkan emas. Dalam perjalanan merintis bisnis, kamu pasti pernah menemui beberapa hal yang kadang bikin hati ’nyes’ untuk diingat kembali kan? Mulai dari pembeli yang suka PHP sampai sulitnya masuk FYP. Ikuti mimin terus ya untuk cari tahu suka dukanya jualan di media sosial, biar kita bisa saling evaluasi bareng-bareng. Let’s go. 

#1. Mencari Target Pasar Itu Butuh Proses 

Jualan di media sosial, baik itu di Facebook, Twitter, Instagram, hingga TikTok memang tidak semudah membuat mie instan. Kita harus benar-benar mengetahui target pasar dari masing-masing media sosial tersebut. Kita ambil contoh dari TikTok. Menurut Ginee.com hampir sebagian besar pengguna TikTok berada di rentang usia 18-34 tahun. 

Maka dari itu, kita harus mengetahui apa saja kebutuhan mereka di usia-usia segitu. Bisa kita asumsikan, bahwa hampir sebagian besar pengguna TikTok masih mengenyam dunia pendidikan. Misalnya, kita akan mengambil pasar anak kuliahan yang kuliah di jurusan informatika. 

Tentu saja, leptop, keyboard wireless, mouse gaming atau alat-alat elektronik lainnya akan lebih cocok untuk menarik minat mereka. Dan kita bisa mempromosikan barang tersebut jauh lebih terarah.

Baca juga: Strategi pemasaran yang memanfaatkan jempol netizen 

#2. Mengumpulkan audiens itu butuh proses 

Setelah kita mengunggah konten vidio, foto, atau tulisan di media sosial seputar barang yang kita jual, tidak serta merta kita tinggalkan begitu saja dan hanya menunggu konsumen datang. Tapi kita juga perlu melakukan strategi lainnya untuk lebih menarik perhatian audiens. Untuk mendapatkan strategi bisnis lainnya, kamu bisa cek di www.bisnison.com di situ banyak informasi mengenai strategi bisnis yang bisa kamu pelajari dan aplikasikan. 

Lalu setelah semua dipelajari sambil berproses tak lupa kita juga harus rajin posting atau rajin membuat konten jualan agar orang-orang bisa tahu dan ingat bahwa kita itu jualan. 

Mengutip dari laman bisnison.com untuk memasarkan iklan, baik lewat radio, televisi, hingga media sosial seperti sekarang, harus dilakukan secara berulang-ulang supaya audiens benar-bener memperhatikan iklan yang kita pasarkan tersebut. 

Baca juga: Strategi social proof untuk meningkatkan kepercayaan pembeli di media sosial 

#3. Mengembangkan akun medsos bisnis itu butuh proses 

Untuk menarik audiens, untuk mau mengikuti akun bisnis yang teman-teman jalankan, harus ada konten yang relate dengan mereka. Misalnya, kita ambil contoh dari target pasar tadi. Kita bisa cari tahu apa saja yang sering dikeluhkan oleh orang-orang yang berkuliah di jurusan informatika tersebut. 

Misalnya, mood untuk skripsian lagi bagus, eh tiba-tiba laptop nggak mau nyala. Nah, dari keluhan-keluhan ini kita bisa memanfaatkannya sebagai media promosi dari barang yang kita jual. Contohnya, teman-teman bisa memasarkan produk laptop dengan spesifikasi dewa biar nggak gampang mati-matian. 

Kalian juga bisa menambahkan beberapa jumlah followers atau like di akun media sosial bisnismu untuk menambahkan kepercayaan audiens. Seperti yang kita ketahui, jumlah followers di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenal akun tersebut.

Kami sebagai penyedia layanan SMM Panel di Indonesia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kalian untuk memilih kami sebagai teman menemani perjalanan bisnis di media sosial. Kami juga sangat terbuka untuk mendengarkan keluh kesah kalian terhadap kualitas pelayanan kami. Mulai dari pelayanan, fitur, dan keluhan bug. Mohon bantu kami dengan klik ‘tulisan ini’ untuk bisa saling terhubung lebih dekat. 

Read More

LinkedIn Luncurkan Fitur Halaman Buletin Untuk Share Content Marketing

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog Kali ini akan membahas tentang fitur terbaru dari Linkedln yang bisa digunakan untuk memasarkan konten marketing. Lewat fitur ‘Halaman Buletin’ temen-temen bisa share artikel yang membahas tentang pengetahuan produk dari bidang usaha yang dijalankannya. Simak cara penggunaanya berikut ini yaa. Cekidot!  

Mengutip dari laman databoks.com jumlah pengguna Linkedln di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 20,46 juta pengguna. Sebagian besar pengguna berada di rentang usia 34 sampai 54 tahun. 

Linkedln kerap kali digambarkan sebagai media sosial untuk ‘serius’ dan jauh dari pencitraan. Dalam artian, temen-temen yang pernah atau sesekali membuka Linkedln akan menjumpai orang-orang yang sedang membangun relasi, mencari partner bisnis, atau mencari pekerjaan. 

Seakan memahami kebutuhan penggunanya, Linkedln berusaha untuk memaksimalkan platform tersebut untuk bisa digunakan dalam hal membangun relasi lewat fitur ‘Halaman Buletin’. Harapannya, fitur terbaru ini dapat memicu percakapan dan mendorong keterlibatan audiens untuk membahas konten artikel yang temen-temen unggah. Berharap boleh toh? Tapi jangan sampai berlebihan ya, biar tidak sakit hati nantinya, hehe.

linkedln - www.bisnison.com
linkedln – www.bisnison.com

Alasan kenapa kalian kudu coba fitur baru ini 

Selain sebagai media untuk membangun relasi, fitur terbaru ini juga menawarkan berbagai keunggulan yang tak kalah menarik lainnya. Mari kita bahas selengkapnya berikut ini. Let’s go! 

#1. Menjadi sarana komunitas 

Fitur ini tidak jauh beda dengan halaman yang ada di Facebook. Memungkinkan audiens untuk saling sharing seputar topik yang sama. Ya, mirip-mirip grup WhatsApp gitu deh tapi versi desktopnya. Misalnya kamu ingin membuat halaman tentang Belajar Marketing. Kamu bisa membuat artikelnya terlebih dahulu kemudian di share di halaman tersebut untuk mendorong keterlibatan audiens. 

Para audiens tidak hanya sekedar mendapatkan ilmu saja, tapi juga bisa untuk berlangganan terhadap halaman yang telah kamu buat tersebut. Setelah berlangganan, audiens bisa mendapatkan notifikasi setiap kali artikel kamu diterbitkan disana. 

Baca juga: Strategi community marketing untuk menarik simpati konsumen 

#2. Media campaign produk 

Keistimewaan selanjutnya dari fitur terbaru ini adalah sebagai media campaign produk yang akan dirilis atau sedang dirilis. Memungkinkan halaman untuk memberitahukan kepada pengikut lewat notifikasi. 

Halaman ini bisa kamu gunakan di profil pribadi maupun perusahaan. Dan untuk membuat buletin di Halaman Perusahaan, klik kolom ‘Tulis artikel’ di bagian atas halaman beranda, kemudian akan membawamu ke alat penerbitan.

Baca juga: Strategi pemasaran yang memanfaatkan jempol netizen

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenal akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers TikTok dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Seberapa Ngegasnya Generasi Sandwich di Media Sosial?

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang seberapa ngegasnya generasi sandwich di media sosial. Dalam menjalani kehidupan, baik di dunia maya maupun dunia nyata, tentu kita tak bisa lepas dari bumbu-bumbu drama kehidupan. Istilah ngegas ini sering kali kita temui saat kumpul bersama teman. Namun, sering disalah artikan saat berinteraksi di media sosial. 

Menurut buku Filosofi Teras yang ditulis oleh Henry Manampiring, belio berpesan bahwa kita harus bisa membedakan mana yang ‘bisa kita kontrol’ dan mana yang ‘tidak bisa kita kontrol’. Termasuk cara kita dalam mengontrol emosi saat melihat unggahan di media sosial yang kadang bikin kesel, marah, hingga maunya ngeGAS di kolom komentar. Apalagi soal isu kenaikan harga barang pokok dan jaminan kesehatan. Lantas, hal-hal apa aja sih yang bikin kita kesel saat menggunakan media sosial? Simak selengkapnya berikut ini yaa. Cekidot! 

Generasi sandwich - www.bisnison.com
Generasi sandwich – www.bisnison.com

Siapa saja yang termasuk dalam generasi sandwich? 

Mungkin sebagian diantara kita masih belum tahu apa itu generasi sandwich. Memang sih, sebutan yang satu ini kalah pamornya dari generasi-generasi lainnya, seperti generasi z dan milenial yang kerap disinggung di media sosial. 

Mengutip dari laman koinworks.com mereka yang masuk dalam kategori sandwich, biasanya sering dilema dalam membagi keuangannya. Pasalnya, mereka harus bisa menyeimbangkan kebutuhan orang tua, anak-anaknya, dan juga untuk diri mereka sendiri yang sering dilupakan. 

Ngga cuma usia 30 an saja loh yang bisa masuk dalam kategori sandwich ini. Buat kamu yang masih umur 20 an dan sudah memiliki pekerjaan, juga bisa merasakannya. Wabil khusus untuk kamu yang memiliki seorang adik. Hayo, gimana? Sudah mulai terasa kan, buat ikut nambahin biaya adik sekolah atau uang jajan. 

Tenang lur! Semua itu tidak perlu dipikirkan kok, cukup jalani dengan sepenuh hati. Entar juga semua masalah bisa terselesaikan.

Baca juga :  apa itu strategi brand talkability untuk memanfaatkan jempol netizen 

Ngegas - www.bisnison.com
Ngegas – www.bisnison.com

Hal apa aja sih yang bikin kita ngegas di media sosial 

Konten yang kita unggah atau lihat di media sosial entah itu dalam bentuk foto, vidio, atau tulisan bisa berpotensi memancing amarah orang untuk ngegas di kolom komentar. Padahal maksud dari unggahan doi bukan untuk kita. Bisa saja untuk orang lain yang tidak kita kenal. 

Karena dalam komunikasi tulis yang tak terlihat ekspresi maupun emosi penuturnya, sering kali disalah artikan. Lantas, hal apa aja sih yang kerap bikin kita ngegas di media sosial selain lewat tulisan? Simak selengkapnya disini yak. Lets go! 

#1. Follower hilang jadi overthinking 

Penggunaan media sosial memang tidak bisa jauh dari pencitraan, bukan? Ngga cuma flexing aja loh. Eh ups! Kamu juga bisa gunakan media sosial untuk berinteraksi dengan lawan jenis. Memang sih ngumpulin followers di media sosial itu nggak mudah. Kudu effort lebih untuk bisa menyingkirkan ego demi bisa dm “follbacknya dong kaka” hehe. 

Kehilangan satu follower, bikin kita penasaran untuk cari tahu siapa yang munafik dalam pertemanan. Makanya, ngga jarang dari kita suka ngegas sama orang-orang yang udah follow terus di unfollow lewat informasi bio. Siapa ya yang dulu pernah nulis unfollow = back di bio instagram? Mimin sih cukup tau aja. 

#2. Ikut dalam perdebatan 

Saat scrolling timeline di media sosial, ada kalanya hasrat untuk memberikan komentar terhadap isu yang lagi happening bikin jari jemari hilang kendali. Bawaannya pengen ngegass aja untuk memberikan pendapat. Apalagi soal isu kenaikan harga barang pokok. Bikin kita sebagai generasi sandwich ikut terdampak dalam memenuhi kebutuhan orang tua. Hadeh, ini mah harus cari sumber cuan lagi nih supaya bisa self-reward lewat shopee. 

Baca juga: Tips memasarkan produk di tiktok untuk menjangkau generasi-z 

#3. Tiba-tiba ayang like foto orang 

Hal apapun yang kita lakukan di media sosial, kudu hati-hati dan dipikirkan dengan matang. Termasuk like foto orang. Apalagi foto sang mantan, bisa perang dunia ketiga kali tuh ya. Hanya karena perkara like foto orang, hubungan sama ayang bisa jadi renggang. 

Tenang! jangan risau wahai kisanak yang budiman. Kini kamu bisa dapatkan kembali hati ayang dan jadi kebanggaan calon mertua dengan #mulaiajadulu merintis bisnis online. Dengan bergabung bersama kami di tim bisnison.com. Kamu bisa dapatkan promo maret GASPOL, Gajian Seru Hematnya POL. 

Ada discount 22% untuk kamu yang telah bergabung bersama kami di tim premium member dan dapatkan segera CASHBACK 50rb. Buat yang masih mikir untuk join ke premium member, tetep ada discount 10% untuk setiap pembelian layanan Instagram Indonesia dan Shopee Likes. Ayo buruan di order! sebelum promonya berakhir. Mimin tunggu sampai tanggal 1 april ye. 

 

Read More

Apa Itu Buzzer? Seberapa Pengaruhnya Dalam Pemasaran Online

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang pengertian buzzer dan seberapa pengaruhnya mereka dalam pemasaran online. Salah satu kunci sukses menjalankan sebuah bisnis online adalah dengan strategi pemasaran yang tepat sasaran. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana cara kamu dalam menarik audiens untuk melakukan pembelian produk atau menggunakan jasa yang kamu tawarkan secara online. Baik lewat media sosial, e-commerce, maupun halaman google. 

Nah, untuk menarik perhatian audiens atau pengguna media sosial lainnya, tentu tidaklah mudah ferguso. Butuh teknik persuasif yang kuat. Mari kita ambil contoh dari iklan Ramayana. Berkat keunikan dari seorang ibu-ibu yang keluar dari mejikon. Membuat iklan tersebut mudah dikenali oleh audiens hingga viral seantero jagat maya. Pasti kamu salah satu penontonnya kan? 

Hmm, pasti kamu pernah nonton iklan tersebut dari media sosial kan? Entah dari trending twitter, iklan di YouTube, atau lewat explore Instagram. Dalam dunia bisnis online, keberadaan buzzer atau influencer marketing sangat dibutuhkan oleh sebuah brand lho. Eits, tunggu dulu! Sebelum kamu menjudge buzzer dengan hal-hal negatif. Simak artikel yang satu ini sampai habis ya. Cekidot!

Apa itu Buzzer - Photo by Liza Summer from www,pexels.com
Apa itu Buzzer – Photo by Liza Summer from www,pexels.com

Sebenarnya Apa Sih Buzzer Itu? 

Lewat postingan konten di media sosial, baik itu berupa foto, vidio maupun tulisan yang berkaitan dengan produk atau layanan jasa yang ditawarkan, jauh lebih menarik perhatian audiens untuk berinteraksi dengan sebuah brand. Akan tetapi, untuk bisa mendapatkan perhatian audiens diantara milyaran pengguna media sosial lainnya, kamu harus bisa mengalahkan persaingan dari isi konten yang serupa. 

Tapi tenang, kamu bisa meminta bantuan dari tim digital marketing, para influencer, para affiliate, atau buzzer agency untuk menjadikan kontenmu mudah dilirik audiens. Tidak perlu menggunakan semuanya. Kamu bisa pilih salah satunya.

Nah, buzzer sendiri merupakan sebuah istilah bagi orang-orang yang bekerja untuk menyebarluaskan konten secara berulang-ulang untuk menjangkau lebih banyak akun di media sosial. Lewat kemampuan mereka dalam hal mempengaruhi dan memanipulasi pikiran calon konsumen, diharapkan bisa menjadikan konten tersebut menjadi viral. 

Baca juga: Strategi social proof untuk meningkatkan kepercayaan konsumen 

Seberapa pengaruhnya mereka - Photo by Evelina Zhu from www.pexels.com
Seberapa pengaruhnya mereka – Photo by Evelina Zhu from www.pexels.com

Seberapa Pengaruh Buzzer Dalam Pemasaran? 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa buzzer digunakan untuk membangun citra yang lebih baik di media sosial. Misalnya kita ambil contoh dari buzzer politik, buzzer tersebut berupaya untuk membuat citra politisi tersebut lebih baik dimata netizen. 

Begitu juga dengan buzzer brand, tentu mereka akan membangun citra brand tersebut lebih baik lewat konten-konten yang dibagikannya di media sosial. 

Mengutip pernyataan pak Rudiantara di laman kominfo.go.id, belio menegaskan bahwa buzzer yang menyebar konten negatif, fitnah dan ujaran kebencian bakal ditindak tegas. Kemudian akun buzzer itu akan segera ditutup. Kalau yang baik-baik masih boleh dong, kan ya? 

Baca juga: Strategi brand talkability yang memanfaatkan jempol netizen 

Bedanya apa emang - Photo by Afta Putta from www.pexels.com
Bedanya apa emang – Photo by Afta Putta from www.pexels.com

Apa Bedanya Buzzer Dengan Para Affiliate? 

Walaupun sama-sama memasarkan konten produk atau layanan jasa di media sosial. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang cukup terlihat jelas. Salah satunya yakni dilihat dari jumlah pengikutnya. 

Untuk buzzer sendiri, mereka tidak harus memiliki banyak pengikut untuk bisa memasarkan konten. Yang terpenting adalah seberapa banyak akun yang bisa mereka jalankan untuk bisa memaksimalkan konten tersebut sampai viral. 

Buzzer seringkali tidak sendirian dalam menjalankan tugasnya, mereka biasanya bekerja dalam satu tim yang beranggotakan hingga belasan orang. Sedangkan para affiliate, mereka hanya bisa memiliki satu akun untuk mempromosikan konten produk atau layanan jasa yang dikerjakannya dan tentu jumlah pengikut akunnya berasal dari teman-temannya.

Nah itu dia ulasan mengenai pengaruh buzzer dalam pemasaran bisnis online. Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenal akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers TikTok dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Creator Musik Makin Dilirik TikTok Untuk Bekerja Sama Dalam Program Barunya

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang program terbaru TikTok yang bakal mengakuisisi para creator musik dalam platformnya. Selain terkenal dengan jedag-jedugnya, ternyata TikTok juga telah banyak mempopulerkan beragam karya musik loh. Mulai dari lagu bagaikan langit karya mba Melly, sampai lagu infinity karya bang Jaymes. 

Tentu saja, kepopuleran musik tersebut tidak lepas dari campur tangan para kreator TikTok dalam penggunaan latar klip vidio yang mereka buat. Layaknya sebuah album, lagu-lagu yang populer tersebut sudah terangkum dalam satu daftar ‘Lagu TikTok Viral’ yang bisa kita search di Spotify sampe YouTube. 

Terlepas dari konten joget yang masih menjadi stereotipe TikTok. Harapannya lewat program ‘SoundOn’ terbaru ini, bisa menarik hati pengguna beriman lainnya untuk menggunakan aplikasi mereka. Simak selengkapnya berikut ini. Cekidot!

SoundOn tiktok - www.bisnison.com
SoundOn tiktok – www.bisnison.com

Apa Itu Program SoundOn?

Lagi-lagi TikTok mendapatkan juara untuk menaklukan hati pengguna media sosial lain untuk beralih menggunakan aplikasi mereka lewat ciri khas yang telah mereka bangun. Seperti format vidio vertikal singkat, latar musik yang menemani cerita klip vidio, hingga ajang penghargaan untuk para creator. 

Lewat program ‘SoundOn’, TikTok ingin memberikan lebih banyak dukungan langsung untuk para creator musik yang tidak memiliki label untuk membantu mereka dalam meningkatkan distribusi lagu yang telah dibuatnya. Ya, harapannya supaya lagu tersebut bisa cepat viral dan banyak digunakan oleh akun lain dalam latar klip vidio yang dibuatnya. 

Memungkinkan para creator musik atau musisi mana pun untuk mengunggah dan melisensikan lagu mereka untuk digunakan di TikTok dan platform mitranya yakni Resso. Musik telah menjadi elemen penting dalam TikTok yang membuat konten vidio singkat tersebut digandrungi para remaja. 

Baca juga: Tips masarin produk di TikTok 

Creator musik tiktok - www.bisnison.com
Creator musik tiktok – www.bisnison.com

Mengapa Harus Bergabung Dengan Program Tersebut? 

Dengan bergabung bersama ‘SoundOn’, kamu dapat mengunggah musik ciptaanmu sendiri ke platform TikTok yang memiliki lebih dari 1 miliar pengguna dan dapat dinikmati di aplikasi streaming musik, resso. 

SoundOn akan membayar 100% royalty kepada para pencipta musik yang telah bergabung bersama program terbarunya di tahun pertama ini. Kalo lagumu diluncurkan di tahun 2022 ini bakalan cuan banget kan tuh. Namun, ditahun berikutnya bakal dikenakan potongan 10% untuk pembayaran royalty loh. 

Selain itu, mereka juga menyediakan berbagai alat promosi dan dukungan lainnya untuk mensukseskan perilisan lagu yang telah kamu buat. Alat pendukung tersebut termasuk wawasan audiens, catatan pengembangan, saran dari tim artis SoundOn yang berdedikasi, akses ke tab lagu TikTok, dan dukungan promosi melalui pemasaran pembuat konten di aplikasi.

Baca juga: Fitur TikTok Tactics dalam membantu para digital marketing 

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenal akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers TikTok dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Brand Talkability: Strategi Pemasaran Online Yang Memanfaatkan Jempol Netizen

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang strategi bisnis yang memanfaatkan jempol netizen untuk dikenal. Lah kok bisa ya min? Kalau diliat dari kandungan namanya yang sudah berusia delapan bulan. Eh ups! Istilah yang satu ini menjelaskan tentang teknik pemasaran online yang memanfaatkan citra brand sebagai media promosi. Hal ini bisa baik maupun buruk loh lur. 

Dalam kasus yang sedang ramai diperbincangkan di twitter baru-baru. Ada salah satu brand asal Indonesia yang pergi ke ajang paris fashion week tahun 2022 yang konon katanya diundang oleh pihak penyelenggara untuk menghadiri undangan tersebut. Usut punya usut, brand tersebut sebenarnya tidak di undang ke ajang perhelatan termegah itu loh. Melainkan hanya pergi ke paris diwaktu yang sama. Namun, berbeda event. 

Ibaratnya, kaya kita lagi touring sama temen. Tiba-tiba dijalan ada yang nikahan dan kita berhenti sejenak untuk makan disana. Padahal ngga kenal juga tuh sama si penggantinya. Eh ujug-ujug langsung abis aja tuh rabegnya. 

Rasa penasaran - Photo by homestudio from www.freepik.com
Rasa penasaran – Photo by homestudio from www.freepik.com

Faktor-faktor yang menggerakan jempol netizen

Di era percepatan informasi seperti sekarang ini, berita apapun yang ada di belahan dunia bisa kita ketahui dengan cepat lewat peranan media sosial. Mulai dari skandal durasi 2 menit sampe anak artis yang baru bisa naik sepeda pun kita jadi tahu berkat media sosial. 

Lantas, faktor apa yang menjadikan informasi tersebut mudah tersebar dengan cepat di media sosial? Simak selengkapnya setelah ini ya lur. Lanjuttt! 

#1. Rasa penasaran 

Pernah ngga sih kalian membuka sesuatu yang jelas-jelas ada tulisan ‘jangan dibuka’. Entah kenapa, semakin dilarang kita jadi semakin penasaran ya? Sama halnya dengan gosip yang trending di twitter.  

Faktor penasaran tersebutlah yang akhirnya kita sebagai netizen terkena strategi brand talkability. Tentu saja strategi ini tercipta atas pemikiran mind blowing para tim marketing brand tersebut yang memang memanfaatkan rasa penasaran ini sebagai media promosi mereka. Supaya brand mereka ‘diomongin sama netizen’.

Baca juga: Seberapa pengaruhnya buzzer dalam pemasaran online 

Baik lewat prestasi sampai kontroversi yang intinya memotivasi konsumen untuk berdiskusi, nyinyir, sambat dan berbagi cerita lainnya seputar brand yang lagi trending tersebut. 

#2. Rasa Humor 

Dalam segudang konten yang merupakan media komunikasi digital, brand perlu membekali diri dengan wawasan terbaik mereka jika ingin berhasil berkomunikasi kepada audiens, terutama di media sosial yang potensial.

Menurut buku yang mimin baca, karya Oh Su Hyang yang berjudul Bicara Itu Ada Seninya. Belio menuliskan bahwa rasa humor bisa mencairkan suasana yang kaku dan menjadikannya sebagai pelumas komunikasi. 

Terutama vidio-vidio parodi. Lewat humor, komedi dan bahasa candaan bisa bikin komunikasi brand terhadap audiens jadi lebih friendly. 

Baca juga: Ubah gaya komunikasi brand yang kaku lewat Teknik Anthropomorphic

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di Instagram seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers Instagram dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Kini Bisa Tidur Nyenyak Dengan Promo Midnight Sale Dari BisnisOn!

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga malam ini, overthinking kalian cepat terselesaikan ya. Gapapa deh dia udah sama yang lain, asal kamu tetap bekerja keras untuk bisa membahagiakan diri sendiri. Kalo bukan dirimu sendiri, siapa lagi yang akan peduli? Hehehe. Nah, dari pada memikirkan sesuatu hal yang belum tentu terjadi, lebih baik ikutan promo midnight sale kuy!

Mimin bakal berikan diskon besar-besaran untuk kamu yang telah bekerja keras dalam membangun bisnis online. Penasaran? Yuk langsung kita simak pembahasan kali ini. Cekidot!

Promo midnight sale itu apa sih?

Ketika menjalankan sebuah bisnis, baik secara offline maupun online. Memasarkan iklan produk atau layanan jasa adalah cara terbaik untuk menjangkau lebih banyak audiens mengenal bisnismu.

Menurut Thomas Smith dibuku yang berjudul Successful Advertising terbitan tahun 1885. Belio bilang kalo untuk memasarkan iklan, baik lewat radio, televisi, hingga media sosial seperti sekarang, harus dilakukan secara berulang-ulang supaya audiens bener-bener memperhatikan iklan yang kita pasarkan tersebut.

Ada berbagai macam cara yang bisa kamu lakukan untuk menarik perhatian audiens untuk melihat iklan yang dipasarkan di media sosial. Salah satunya dengan mengadakan promo, mulai dari promo buy 2 get 1, promo batas waktu, hingga promo midnight sale.

Baca juga: Seberapa pengaruhnya buzzer dalam promosi di medsos 

Nah, buat dulur-dulur yang sudah menjadi member premium dari BisnisOn! Kini bisa klaim promo midnight sale dari kami untuk dapatkan potongan harga hingga 22% untuk setiap pembelian layanan Instagram Indonesia. Baik followers, like, comment, sampai view bisa kamu dapatkan dengan harga termurah.

Tenang! Buat kamu yang masih menjadi member regular, tetep bisa ambil kesempatan ini untuk dapatkan potongan harga 10% untuk setiap transaksi pembelian layanan Instagram Indonesia.

Baca juga: Tips Memasarkan produk di TikTok 

Sampe jam berapa sih promo ini berlangsung?

Seperti namanya, midnight sale dimulai dari jam 00.00 sampai azan subuh berkumandang. Menemani malam-malam overthinkingmu yang kelabu.

Ayo buruan di order! Kesempatan ini hanya terjadi sebulan sekali loh. Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di Instagram seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredible atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers Instagram dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Promosi - www.bisnison.com

 

Read More

Ubah Gaya Komunikasi Brand Yang Kaku Lewat Teknik Anthropomorphic

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang teknik anthropomorphic. Teknik yang bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap sebuah brand. Ketika menjalankan sebuah bisnis secara online, baik lewat media sosial maupun e-commerce. Komunikasi menjadi kunci utama dalam membangun kedekatan dengan para konsumen. Menjalani hubungan jarak jauh itu memang nggak enak ya lur. Ada kalanya kita dibuat cemburu oleh kompetitor yang lebih sigap dalam merespon chat dari konsumen.

Nah, chat boot dianggap lebih sigap dalam merespon setiap percakapan yang konsumen tanyakan di toko online. Baru juga ngechat singkat eh di jawab panjang x lebar tuh sama mimin brand tersebut. Kalian pernah merasakan hal yang sama?

Ketika paket internetan semakin murah, antusiasme konsumen untuk membeli suatu barang lewat online semakin tinggi. Mulai dari beli barang printilan rumah tangga sampai beli barang buat ayang. Proses transaksi yang dilakukan secara online, rentan terjadinya tindakan penipuan.

Untuk menghindari kecurigaan dari calon konsumen, komunikasi yang friendly dan jauh dari kesan boot diharapkan bisa menjawab rasa overthinking mereka. Dengan teknik Anthropomorphic, kita bisa belajar gimana caranya menjadikan sebuah brand layaknya seorang manusia yang bisa diajak berkomunikasi. Penuh dengan humor, jauh dari gaya komunikasi yang kaku, dan sedikit membahas topik yang relate dengan kegiatan sehari-hari mereka.

Siapa sih yang enggak kenal dengan brand Gojek. Brand yang memiliki segudang iklan yang unik-unik ini telah bikin siapa saja yang menontonnya jadi merasa relate dan merasa terwakilkan atas keresahaan yang tengah mereka rasakan. Salah satunya iklan gojek yang berjudul “Jangan Sepelekan Kekuatan dari Sebuah Jempol”. Dari iklan tersebut kita bisa melihat bahwa Gojek tengah mengkampanyekan gerakan #KasihJempol yang ditujukan untuk para driver yang sering kali disepelekan oleh jempol-jempol konsumen yang sering kasih rating kecil tanpa alasan yang jelas.

Dari narasi yang ada di dalam iklan tersebut, Gojek ingin mendekatkan emosial para konsumen meraka lewat isu-isu yang relate dengannya dan menjadikan brand mereka layaknya seorang manusia. Memiliki jiwa kepedulian terhadap sesama dan memiliki selera humor.

Humanisasi Brand - www.bisnison.com
Humanisasi Brand – www.bisnison.com

Bagaimana Cara Humanisasikan Sebuah Brand

Sentukan humanisasi pada sebuah brand dimulai dari penggunaan wajah yang ikonik. Ketika sebuah brand memiliki persona karakater yang mereka ciptakan sendiri, disitulah timbul rasa emosional para konsumen terhadap brand tersebut. Sehingga konsumen menganggap bahwa dibalik percakapan mereka dengan brand tersebut adalah bener-bener orang bukan robot atau logo semata.

Hal ini bertujuan untuk mempermudah identifikasi brand dengan mengasosiasikannya lewat karakter atau makhluk hidup yang bisa memecahkan kode makna emosional para konsumen.

Proses humanisasi brand adalah bagian dari anthropomorphic marketing.  Membuat brand yang dulur miliki seperti manusia dengan memberi sentuhan wajah, memperkayanya dengan cerita, dan terhubung dengan para konsumen yang memiliki karakteristik yang sesuai dengannya.

Baca juga: Cara mengemas persona brand di TikTok

persona brand - www.bisnison.com
persona brand – www.bisnison.com

Cara Membangun Persona Brand Layaknya Seorang Manusia 

Proses pembuatan persona brand dilakukan dengan mengemasnya lewat karakter. Misalnya, pria Michelin yang menjadi simbol sebuah brand ban kendaraan, Ada juga badut McDonald’s, serta lebah pada karakter Alfamart. Itu semua tentang cerita yang dimiliki oleh brand – representasi karakter tersebut adalah bagian dari proses bercerita.

Tujuan membangun persona brand lewat karakter ini supaya dapat bersaing dengan brand lain yang ada di pasaran. Selain dari karakter yang telah disebutkan tadi untuk mewakili sebuah brand, dulur-dulur bisa menggunakan warna, lokasi, jenis melodi tertentu, penggunaan aroma tertentu, dan lain sebagainya untuk memberikan ciri khas brand tersebut.

Baca juga: Teknik pemasaran lewat aroma seperti bau Roti’o yang semerbak

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di Instagram seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers Instagram dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Promosi - www.bisnison.com
Promosi – www.bisnison.com
Read More

Scent Marketing: Misteri Dibalik Bau Roti’O Yang Semerbak

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang scent marketing. Teknik pemasaran dengan mengandalkan indera penciuman. Di era bisnis online yang sedang naik daun seperti sekarang ini, kehadiran toko fisik makin dipertanyakan. Apa iya semua bisnis harus beralih ke online? Hmm, kira-kira gimana ya nasib para pelaku usaha makanan atau minuman? Dari pada pikiran kita semakin kalut, lebih baik kita bahas teknik yang satu ini sambil ngopi. 

Sedikit membahas tentang kopi, aroma yang dihasilkan dari seduhan air panas ini bikin hati terasa tenang. Hal ini dibenarkan oleh sejumlah peneliti yang bilang kalau wewangian dapat mempengaruhi emosi seseorang. Berkat hasil penemuan teori ini, tim pemasaran mencoba mengembangan inovasi baru dalam mempromosikan produk mereka. Terutama para pelaku usaha makanan atau minuman yang biasa disingkat menjadi FWB. Eh, F&B ding. 

Teknik yang satu ini, sebenernya sudah bisa kita temukan lewat toko Roti’O. Toko yang selalu menemani disetiap perjalanan kita, baik di rest area, stasiun, pelabuhan, hingga bandara. Selalu menggunakan teknik scent marketing untuk menarik calon pembeli. Perpaduan aroma kopi dan roti ini, sukses bikin Roti’O dikenang lewat aromanya. Nah, berikut ini mimin bakal bocorin rahasia sukses para pelaku usaha F&B lewat pemasaran aroma khas mereka. Cekidot! 

Cafe - Photo by Helena Lopes from www.pexels.com
Scent Marketing – Photo by Helena Lopes from www.pexels.com

Pengertian Teknik Scent Marketing 

Teknik scent marketing atau pemasaran aroma yang sering kita jumpai di toko Roti’O, hanyalah penggunaan wewangian yang strategis pada titik-titik kontak konsumen. Dan ini merupakan teknik pemasaran yang agresif. Memungkinkan para pelaku usaha F&B dalam menjangkau orang-orang diluar toko mereka lewat aroma yang dapat tercium melalui pintu dan jendela toko yang terbuka. 

Contoh lain dari teknik scent marketing ini dapat dilihat dari cara kerja aroma popcorn di bioskop. Orang-orang yang masuk ke bioskop dan hal pertama yang akan mereka perhatikan adalah bau popcorn, bukan? Hayo, siapa yang masih inget dengan aroma jagung caramel ini? 

Menurut ThoughtCo. Aroma lavender, basil, kayu manis, dan jeruk dapat memberikan nuansa menenangkan, sedangkan peppermint, thyme, dan rosemary dapat memberikan nuansa menyegarkan. 

Sebaliknya, aroma jahe, kapulaga, licorice, dan coklat cenderung membangkitkan perasaan romantis, sementara mawar meningkatkan nuansa kebahagiaan. 

Sebuah penelitian yang dilakukan di Seoul National University oleh Seo Hanseouk menyebutkan fakta bahwa aroma kopi dapat membuat tikus percobaan yang mengalami stres dan kurang tidur menjadi lebih rileks.

Baca juga: Teknik Affiliate Marketing Dalam Mempromosikan Produk 

Cafe - Photo by Igor Starkov from www.pexels.com
Scent Marketing – Photo by Igor Starkov from www.pexels.com

Bagaimana Cara Kerja Scent Marketing 

Nah, kalo tadi aroma kopi bisa bikin tikus lebih rileks, bagaimana dengan kita ya? Yuk! kita cari tahu jawabannya. Let’s go!

Dalam studi yang diterbitkan oleh International Journal of Marketing, menunjukkan bahwa scent marketing dapat meningkatkan niat pelanggan untuk membeli hingga 84%, menunjukkan bahwa pemasaran aroma dapat memiliki efek yang kuat pada perilaku konsumen. 

Penelitian tersebut mencatat bahwa indra penciuman kita terikat langsung dengan sistem limbik kita, yang mengontrol memori dan emosi. 

Dibalik kesuksesan teknik scent marketing dalam memikat pengunjung, beberapa hal berikut ini perlu rekan-rekan pertimbangkan dalam menarik calon pelanggan untuk datang ke toko fisik, Salah duanya, yakni: 

  • Penggunaan lampu ambient dapat membuat pengunjung toko merasakan nuansa hangat, mengurangi stress, dan kecemasan. 
  • Sedangkan alunan musik dapat memainkan peran besar dalam beberapa pengunjung untuk menghabiskan lebih banyak waktunya di toko. 

Scent marketing telah menjadi cara bagi toko fisik untuk meningkatkan penjualan. Aroma yang tepat dapat memungkinkan para pelaku usaha untuk membuat hubungan emosional instan dengan pelanggan dan membuat pengalaman berbelanja mereka lebih berkesan. 

Selain itu, teknik ini secara halus mendorong pelanggan untuk memasukkan aroma tersebut ke dalam identitas brand yang rekan-rekan miliki, seperti contoh Roti’O tadi. 

Baca juga: Monkey Bisnis, Alasan Dibalik Harga Minyak Goreng Tinggi

Nah, itu dia ulasan mengenai teknik scent marketing atau pemasaran aroma untuk menarik calon konsumen dateng ke toko fisik dan menghabiskan lebih banyak waktunya di toko kesayanganmu. Semoga artikel ini bisa menambah inspirasi rekan-rekan sekalian ya. Stay Healthy semuanya.

Read More
  • 1
  • 2