Durasi TikTok Jadi 10 Menit, Bikin Gen-Z Yang Serba Instan Dilema

Halo dulur BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang durasi TikTok yang bikin generasi-z dan milenial dirundung dilema. Pasalnya, penambahan waktu upload TikTok yang sebelumnya hanya 1 menit dirasa telah bikin penggunanya jatuh hati. Terbukti dari hasil data yang dihimpun oleh statista.com, jumlah pengguna TikTok di tahun 2021 telah mencapai 1 miliar pengguna di seluruh dunia. Termasuk Indonesia yang telah menyumbang sebanyak 92,2 juta pengguna dengan rentang usia 18-34 tahun.

Diusianya yang masih muda, generasi-Z telah merasakan kecanggihan teknologi dalam hal urusan mempermudah hidup. Mulai dari kehadiran gojek, e-commerce, hingga media sosial. Zaman yang serba online dan serba instan ini sebetulnya dapat mempengaruhi pola hidup kita lho. Hayo, siapa yang masih suka pesen makanan lewat aplikasi online? Tidak buruk sebenarnya. Namun, bila dilakukan secara terus-menerus, kita jadi tidak bisa belajar memasak, bukan?

Alhasil kita jadi tidak mau repot, capek dan ingin semuanya serba instan tanpa menghargai sebuah proses. Sama halnya dengan media sosial, TikTok. Tempat yang bisa menghasilkan uang ini menawarkan berbagai fitur instan yang bisa bikin kamu terkenal dengan cepat. Durasi terbaru TikTok yang jadi 10 menitan ini, bikin dilema para generasi instan dalam urusan pembuatan konten. Lah ko bisa? Mari ktia bahas beberapa opini berikut ini. cekidot!

Baca juga: Tips Memasarkan Produk di TikTok  

Experience User - Photo by Artem Podrez from www.pexels.com
Experience User – Photo by Artem Podrez from www.pexels.com

#1. TikTok Ingin Menyaingi Pengguna YouTube

Awalnya, batas waktu vidio TikTok per klip adalah 15 detik, lalu 1 menit, kemudian 3 menit, dan sekarang pengguna bisa mengunggah klip yang lebih panjang, yakni 10 menit. Padahal kalo menurut mimin sih lebih enakan nonton vidio vertikal selama semenit, deh. Emangnnya, engga capek apa tuh leher buat nontonin vidio vertikal selama itu? Tetap lebih enak nonton vidio berdurasi panjang di YouTube, bukan? bisa sambil rebahan pula, hehe.

Selain itu, durasi yang singkat ternyata jauh lebih mudah untuk dibuat oleh sebagian generasi-z yang terkenal dengan instannya. Lantas, mengapa harus repot-repot bikin konten vidio selama 10 menit? Kalau konten salam dari binjai  yang kurang dari 10 menit saja, bisa mencapai ratusan view dan viral dimana-mana.

TikTok User - Photo by cottonbro from www.pexels.com
TikTok User – Photo by cottonbro from www.pexels.com

#2. Durasi 1 Menit Sukses Bikin TikTok Eksklusif

Lewat format vidio vertikal selama satu menit, sukses bikin facebook dan instagram ketar-ketir. Pasalnya, persaingan untuk mendapatkan hati pengguna kian terbuka lebar untuk TikTok raih lewat format vidio khas mereka. Terbukti dari data pengguna yang telah mencapai 1 miliar ini membuktikan TikTok mampu menjadi platform eksklusif dari media sosial lainnya. Sehingga membuat instagram ikut meluncurkan fitur serupa bernama reels, disusul oleh facebook reels, dan Youtube short.

Lantas, mengapa mereka harus menambah durasi unggahan vidio menjadi 10 menit? Padahal dari satu menit saja mereka bisa mendapatkan 1 miliar pengguna dan menjadikannya sebagai platform format vidio vertikal yang ikonik.

TikTok Shop – Photo by Liza Summer from www.pexels.com

#3. Penambahan Durasi TikTok Antara Monetisasi dan Kreatifitas

Durasi yang singkat ternyata bikin pihak TikTok sulit untuk memonetisasi konten. Sehingga dengan penambahan durasi vidio menjadi 10 menitan ini, diharapkan bisa mendatangkan pengiklan untuk menyematkan iklannya di konten yang diunggah oleh para kreator.

Sebenarnya sih, para kreator tetep bisa mendapatkan penghasilan dari hasil promosi produk yang mereka pasarkan lewat fitur live streaming dengan durasi yang lebih lama. Semua itu tergantung dari kreatifitas para kreator untuk memonetisasi konten yang mereka buat. Namun, tetap diimbangi dengan personal branding yang kuat untuk menarik audiens memfollow akun TikTok mereka.

Baca juga: Fitur Kursus Online Yang Disediakan Oleh TikTok 

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers TikTok dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Promosi - www.bisnison.com
Promosi – www.bisnison.com
Read More

Instagram Meluncurkan Fitur Yang Bisa Menghasilkan Uang

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang fitur terbaru Instagram yang bisa menghasilkan uang. Sejak kemunculannya di tahun 2010, Instagram terus mengembangkan fitur-fitur terbarunya untuk memberikan wadah kebebasan berekspresi para penggunanya. Seiring dengan perkembangan internet yang semakin mudah di akses melalui ponsel pintar. Kini penggunaan Instagram semakin mencuat dengan kehadiran influencer atau biasa disebut sebagai selebgram. Selain menawarkan ketenaran dan meraih pundi-pundi rupiah, jumlah follower di Instagram kerap kali dijadikan sebagai penilaian strata sosial di dunia maya loh. 

Dalam menghadapi bonus demografi yang terjadi di tahun 2020 sampai 2035 mendatang, banyak muda-mudi di negeri kita tercinta, mencoba peruntungan nasib melalui media sosial. Penawaran pekerjaan di media sosial pun semakin beragam, mulai dari menjadi seorang content writer, copywriter, digital marketing, selebgram, atau kreator. Peluang inilah yang membuat pihak pengembang Instagram menciptakan sebuah fitur terbarunya yang dapat menyejahterakan para pembuat konten. Simak sampai habis untuk dapatkan update terkini dari fitur Instagram. Check this out! 

Fitur Subscribe di akun instagram

Fitur Subscribe memungkinkan para kreator meraih rupiah dari konten yang dibuat. 

Kehadiran fitur subscribe dapat memberikan nafas segar untuk para kreator setelah sekian purnama membranding diri dengan konten-konten yang diunggahnya secara cuma-cuma.  

Warna ungu pun telah dipilih pihak Instagram untuk mewakili ikon subscribe yang akan terlihat di kolom komentar postingan dan stories dari para pengikut yang telah berlangganan. Dengan adanya fitur ini, diharapkan para pembuat konten dapat berinteraksi lebih dekat dengan para pengikutnya melalui konten-konten eksklusif. 

Fitur terbaru ini masih dalam tahap pengujian yang sangat terbatas. Hanya segelintir kreator terkemuka yang sudah bisa menggunakan fitur subscribe yang dapat terlihat di akun profil mereka untuk menghubungkan penggemar ke alur pendaftaran. 

Baca juga : Timeline instagram akan dirubah! 

fitur subscribe instagram

Penawaran fitur subscribe yang akan dinikmati para penggemar.  

Berbeda dengan Youtube yang memberikan kemudahan dengan bebas biaya untuk mengklik tombol ‘subscribe’. Pihak Instagram telah memberikan range harga untuk berlangganan. Mulai dari 14.000 rupiah hingga 1 juta rupiah. Harga yang cukup fantastis untuk para penggemar bisa mengakses konten eksklusif dari para kreator yang mereka cintai ini. Berikut ini penawaran dari fitur subscribe yang bisa dinikmati para penggemar. 

Live Khusus Pelanggan – Kreator dapat menyiarkan live eksklusif kepada penggemar, memungkinkan mereka untuk terlibat lebih dalam.

Cerita Khusus Pelanggan – Para kreator dapat membuat cerita eksklusif yang hanya dapat diakses oleh penggemar yang telah berlangganan. Selain itu, para kreator dapat menyimpan cerita ini ke sorotan.

Lencana Pelanggan – Para kreator dapat melihat lencana berwarna ungu dari para penggemar yang telah berlangganan di samping komentar, pesan utama (DM) dan permintaan kotak masuk. 

Mengutip dari laman social media today, pihak Instagram tidak akan mengambil potongan biaya dari langganan penggemar hingga setidaknya tahun 2023. Namun tetap saja, tidak semua kreator bisa menggunakan fitur subscribe. Kayanya sih, untuk para kreator yang sudah mempunyai centang biru nih. 

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di Instagram seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers Instagram dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.

Read More

Clubhouse Meluncurkan ‘Saved Replay’ Serta Ikon Aplikasi Baru

Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang Clubhouse yang meluncurkan fitur baru yaitu Saved Replay dan juga meluncurkan ikon aplikasi baru. Fitur Saved Replay memungkinkan pengguna untuk dapat menyimpan rekaman ulang (Replay) yang ingin mereka dengarkan kembali, kapan pun.

Clubhouse telah menyelinap dalam satu pembaruan terakhir menjelang liburan, dengan opsi ‘Saved Replay’ baru yang akan memungkinkan pengguna untuk menyimpan audio dari rekaman obrolan Clubhouse untuk didengarkan di tahap selanjutnya.

Seperti yang Anda lihat di tangkapan layar ini, yang diposting oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong, Anda akan dapat menyimpan tayangan ulang untuk sebuah ruangan dengan mengetuk menu tiga titik baik dari lorong atau ruang langsung, di mana sekarang Anda akan melihat pilihan untuk ‘Save Replay’ untuk nanti. Anda kemudian dapat menemukan Saved Replay Anda melalui ikon berbagi baru di bagian atas profil Anda.

Clubhouse secara resmi meluncurkan opsi kamar rekamannya bulan lalu, setelah terlihat dalam pengujian oleh berbagai pengguna, dan kapasitas untuk menyimpan audio untuk tahap selanjutnya menambah utilitas dan fungsionalitas opsi, memberikan lebih banyak fleksibilitas dan utilitas pengalaman Clubhouse Anda.

Meskipun saya kira tidak banyak orang akan peduli. Clubhouse telah turun dari muka bumi media sosial setelah kenaikannya yang besar dan tiba-tiba di awal tahun dan sementara audio sosial masih digunakan oleh banyak orang, sekarang tampaknya cukup jelas bahwa itu bukan format yang mengubah permainan yang beberapa orang bayangkan pada satu tahap.

Tetapi mungkin masih ada peluang dalam format dan dengan demikian menyediakan lebih banyak opsi penggunaan hanya dapat bermanfaat, terutama mengingat proses baru ini akan membantu memperluas nilai obrolan Anda.

Dalam berita lain, Clubhouse juga telah meluncurkan ikon aplikasi baru dengan influencer streaming Abraxas Higgins menjadi wajah baru aplikasi tersebut.

Clubhouse Ikon

Sesuai Clubhouse:

“Seorang mantan bankir Wall Street berubah menjadi ahli strategi pemasaran musik menjadi pemberi pengaruh audio. Selain menjadi pembawa acara favorit Clubhouse pagi pukul 9 pagi di London, Abraxas juga merupakan orang yang paling banyak diikuti di Inggris di Clubhouse dan sekarang menghasilkan lebih banyak uang dari mitra merek daripada yang dia lakukan sebagai ahli strategi investasi.”

Lihat, dia menghasilkan uang. Mungkin Anda juga bisa. Tapi mungkin tidak.

Bagaimanapun, masih banyak orang yang menggunakan Clubhouse dan ini sangat populer di India, jadi masih ada potensi pemasaran di aplikasi audio sosial.

Itulah penjelasan mengenai peluncuran fitur baru Saved Replay di aplikasi Clubhouse serta penjelasan mengenai siapa ikon aplikasi barunya. Semoga menambah wawasan rekan BisnisOn semuanya yaa.

Read More