Halo rekan BisnisOn! Apa kabar semuanya? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu yaa. BisnisOn Blog kali ini akan membahas tentang tips memasarkan produk di TikTok. Semenjak diluncurkan secara internasional pada tahun 2016, aplikasi berbagi vidio pendek asal negeri tirai bambu ini masuk dalam daftar aplikasi dengan pertumbuhan tercepat di dunia lho. Hanya dalam kurun waktu 5 tahun, TikTok berhasil mendapatkan 1 miliar pengguna dan berhasil menduduki peringkat teratas sebagai aplikasi media sosial terpopuler di seluruh dunia.

Bahkan Indonesia sendiri telah menyumbang sebanyak 92,2 juta pengguna dengan rentang usia 18-34 tahun. Hal ini bertepatan dengan adanya bonus demografi yang tengah dirasa oleh negeri kita tercinta yang diprediksi terjadi hingga tahun 2035 mendatang maka dari itu TikTok menjadi salah satu media sosial yang cocok untuk memasarkan produk seputar kebutuhan para generasi-z hingga milenial. Berikut ini mimin bakal kasih tau tips memasarkan produk di TikTok. Cekidot.

Media Sosial untuk Gen-Z - Photo by Yan Krukov from www.pexels.com
Media Sosial untuk Gen-Z – Photo by Yan Krukov from www.pexels.com

Sejarah Media Sosial

Mengutip dari teman-teman binus university dalam lamannya, Generasi Z adalah mereka yang lahir di tahun 1995 hingga tahun 2012. Lahir dalam keadaan teknologi yang sudah memumpuni ini memungkinkan mereka ahli dalam penggunaan media sosial dibandingkan generasi sebelumnya. Diketahui bahwa media sosial pertama di dunia ialah Six Degrees yang muncul di tahun 1997. Memungkinkan pengguna dapat terhubung satu sama lain dalam database digital.

Penggunaan media sosial tidak hanya untuk ngepoin kehidupan orang saja loh. Tapi, kini media sosial menjelma menjadi tempat untuk mencari hiburan, inspirasi, kebebasan berekspresi, hingga ladang mencari rezeki. Salah satunya aplikasi TikTok yang akan kita bahas kali ini.

Baca juga: Cara memasarkan produk di Twitter 

Tips Memasarkan Produk di TikTok - Photo by George Milton from www.pexels.com
Tips Memasarkan Produk di TikTok – Photo by George Milton from www.pexels.com

Tips Memasarkan Produk di TikTok

Ketika menjalankan sebuah bisnis, baik itu bisnis fashion, food, skincare, atau prelove harus bisa memasarkan produk semaksimal mungkin untuk mendorong lebih banyak calon pembeli. Salah satunya lewat media sosial TikTok. Akan tetapi, penting untuk rekan-rekan pahami platform mana cocok untuk generasi-z, mengapai mereka menyukainya, dan apa yang memotivasi mereka untuk membeli suatu produk dari brand tersebut.

Meskipun banyak media sosial lainnya yang menawarkan jenis konten yang sama, gaya video TikTok yang estetik dan unik ini membuat TikTok lebih menarik bagi generasi muda. TikTok sering kali disebut-sebut sebagai tempat pertama mereka melihat produk baru. Hayo ngaku siapa suka kena racun TikTok? Tidah heran bukan kalau platform ini menjadi tempat yang cocok untuk memasarkan produk.

Berikut ini tips memasarkan produk di TikTok:

#1. Jadikan Brand Untuk Rayakan Keanekaragaman Mereka

Gen-Z adalah generasi yang paling beragam secara etnis dan ras. Anggota generasi ini ingin dipahami, bukan didefinisikan.

Mereka menginginkan sebuah brand yang peduli dengan isu-isu yang sedang ramai terjadi dan mereka ingin merasa terwakili di berbagai media periklanan.

Jadi, pastikan brandmu memperjuangkan keanekaragaman mereka ya dalam memasarkan produk. Misalnya, seperti isu pencemaran lingkungan yang kian hari kian memburuk, isu percintaan, atau kesehatan mental.

Dengan campaign pengurangan limbah plastik, pasti brandmu akan mendapatkan simpati dari para generasi-z yang peduli akan hal tersebut. Sehingga menciptakan kesan cinta pertama mereka.

#2. Jadikan Brand Dalam Meningkatkan Gaya Hidup Mereka

Generasi-z adalah sekelompok pengguna yang mahir dalam penggunaan internet, yang cenderung tidak tertipu oleh tipu muslihat marketing yang berbelit-belit.

Sebagai gantinya, coba fokuskan untuk menunjukkan bagaimana produk atau layanan jasamu dalam meningkatkan gaya hidup mereka dan memberikan pengalaman berharga bagi mereka.

Dengan menawarkan produkmu sebagai solusi dari permasalahan yang mereka hadapi, kemungkinan besar akan membuat para Generasi-z mengambil tindakan dari apa yang kamu sampaikan lewat konten di TikTok.

#3. Jadikan Brand Untuk Menemani Tantangan Mereka

Brand yang telah kamu bangun, harus bisa memahami tantangan apa yang sedang mereka hadapi. Semisalnya, tantangan menghadapi quarter life crisis, nikah muda, atau investasi.

Sehingga memungkinkan mereka untuk terus bereksperimen dalam menemukan jati diri lewat produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Baca juga: TikTok Tactics, kursus online untuk para digital marketer 

Seperti yang kita ketahui, jumlah follower di media sosial terutama di TikTok seakan menjadi kelas sosial yang memberikan kesan seberapa kredibel atau terkenalnya akun tersebut.

Untuk mendapatkan jumlah followers TikTok dan media sosial lainnya, mimin ada solusinya nih. Caranya dengan order di www.bisnison.com disitu kamu bisa konsultasi atau tanya-tanya dahulu seputar sosial media marketing dengan customer service kami yang cantik-cantik! Bila beruntung, kamu bisa menggebetnya loh. Xixi.