Satu hal yang perlu kami sampaikan dari awal. BisnisOn juga punya produk toko online sendiri, dan produk itu ada di daftar bawah. Tapi artikel ini bukan iklan, kekurangannya juga kami cantumkan sama seperti platform lain.

Satu catatan lagi. Semua platform di bawah ini untuk bikin toko online berbasis website sendiri, pakai domain sendiri, diakses lewat browser. Shopee dan Tokopedia tidak masuk daftar karena keduanya marketplace app, kamu numpang platform orang di sana, bukan punya website sendiri.

Kenapa website sendiri, bukan cuma marketplace

Bukan karena platformnya ajaib, tapi karena kontrol data pelanggan dan struktur biaya yang lebih terprediksi. Hasil itu baru kelihatan setelah platformnya dipilih dengan benar. Itu yang mau kami bantu di artikel ini.

Baca Juga : Seller Ini Berhasil Dapat 40% Penjualan dari Website Sendiri dalam 3 Bulan. Ini yang Dia Lakukan

1. Shopify

Platform ecommerce global paling matang, dengan ekosistem app dan tema terbesar di industri.

Harga: Starter mulai US$5/bulan, Basic sekitar US$29 sampai 39/bulan, Grow sekitar US$79 sampai 105/bulan (harga resmi Shopify per Sept 2026, belum termasuk biaya transaksi).

Kelebihan: desain profesional, hosting dan SSL sudah termasuk, ribuan app tambahan.

Kekurangan: harga dalam USD jadi rawan naik turun ikut kurs, payment gateway dan kurir lokal Indonesia (QRIS, JNE/J&T/SiCepat real-time) butuh app pihak ketiga tambahan, bukan bawaan.

Cocok untuk: brand yang menyasar pasar ekspor atau global, atau yang sudah siap budget dolar.

2. WooCommerce (WordPress)

Harga: plugin gratis, tapi tetap bayar hosting dan domain terpisah, kisaran Rp500.000 sampai 2 juta per tahun.

Kelebihan: SEO sangat kuat, kustomisasi hampir tidak terbatas lewat plugin.

Kekurangan: butuh waktu belajar dashboard, urusan keamanan dan update jadi tanggung jawab sendiri.

Cocok untuk: seller yang punya waktu belajar teknis dan mau SEO jangka panjang jadi aset.

3. Wix eCommerce

Website builder drag and drop yang paling ramah pemula secara visual.

Harga: paket eCommerce mulai kisaran belasan sampai puluhan dolar per bulan.

Kelebihan: editor visual paling mudah, template desain banyak dan rapi.

Kekurangan: payment gateway dan kurir lokal Indonesia masih terbatas, sering perlu integrasi tambahan.

Cocok untuk: yang prioritas utamanya proses desain cepat, tanpa kebutuhan integrasi lokal yang rumit.

4. SIRCLO Store

Platform lokal Indonesia, fokus di website template siap pakai plus koneksi ke marketplace dalam satu dashboard.

Harga: Starter Rp0, Basic sekitar Rp375.000/bulan, Professional sekitar Rp1.650.000/bulan (harga resmi SIRCLO Store per Sept 2026).

Kelebihan: dashboard terpusat untuk website, marketplace, dan chat commerce, dukungan lokal Bahasa Indonesia.

Kekurangan: lompatan harga cukup jauh dari paket Basic ke Professional, fitur lanjutan biasanya baru ada di paket yang lebih mahal.

Cocok untuk: brand yang sudah jualan di beberapa marketplace dan butuh satu dashboard untuk semuanya.

5. BisnisOn Toko Online

Ini produk kami sendiri, silakan dibandingkan apa adanya dengan yang lain.

Harga: mulai Rp99.000/bulan, flat, tanpa komisi per transaksi.

Kelebihan: domain sendiri plus SSL gratis, 6 payment gateway (Midtrans, Xendit, Tripay, Duitku, Moota, Transfer), 8+ kurir dengan ongkir real-time, notifikasi WhatsApp otomatis ke pembeli, jadi biaya tetap terprediksi berapapun omzetnya.

Cocok untuk: UMKM yang mau pindah dari marketplace ke website sendiri, dan prioritasnya biaya bulanan flat tanpa was-was komisi naik seiring omzet naik.

Baca Juga : Ongkir Otomatis di Website Sendiri Ternyata Bisa, Ini Solusinya!

6. Custom Development (WordPress/Laravel oleh Agency)

Harga: project-based, kisaran Rp3 sampai 15 juta.

Kelebihan: tidak ada kompromi fitur, tidak ada biaya berulang, aset digitalnya sepenuhnya milik sendiri.

Kekurangan: waktu pengerjaan lebih lama, budget awal lebih besar dibanding 5 opsi lainnya.

Cocok untuk: bisnis dengan kebutuhan sistem yang tidak bisa dipenuhi platform siap pakai, misalnya integrasi ERP internal atau sistem membership unik.

Tabel Perbandingan Brand

Platform

Model Biaya

Payment dan Kurir Lokal

Perlu Skill Teknis

Cocok Untuk

Shopify

US$5 sampai 105+/bulan

Butuh app tambahan

Tidak

Ekspor/global

WooCommerce

Gratis + hosting Rp500rb sampai 2jt/tahun

Via plugin tambahan

Ya, level menengah

SEO jangka panjang, mau belajar

Wix eCommerce

Belasan sampai puluhan US$/bulan

Terbatas

Tidak

Desain visual cepat

SIRCLO Store

Rp0 sampai 1,65jt/bulan

Lengkap

Tidak

Sudah jualan multi-marketplace

BisnisOn Toko Online

Flat mulai Rp99rb/bulan, 0% komisi

Lengkap (6 gateway, 8+ kurir)

Tidak

Pindah dari marketplace, biaya flat

Custom Development

Rp3 sampai 15 juta, sekali bayar

Sesuai kebutuhan

Tidak, dikerjakan tim

Kebutuhan sistem sangat spesifik

Kesimpulan

Keenam platform di atas semuanya masuk akal untuk dipilih, tinggal dicocokkan ke kondisimu. Kalau budgetnya dolar dan pasarnya global, Shopify atau Wix. Kalau mau belajar teknis demi SEO jangka panjang, WooCommerce. Kalau sudah aktif di banyak marketplace, SIRCLO Store. Kalau baru mau lepas dari marketplace dan mau biaya flat yang terprediksi, BisnisOn Toko Online. Kalau butuh sistem yang benar-benar custom, agency.

FAQ

Kenapa Shopee dan Tokopedia tidak masuk daftar ini? Karena keduanya marketplace app, bukan website toko online sendiri. Tidak ada domain sendiri, dan kamu tetap terikat aturan platform. Itu topik yang berbeda dari fokus artikel ini.

Apakah semua platform di atas butuh coding? Tidak. Shopify, Wix, SIRCLO Store, dan BisnisOn Toko Online dirancang tanpa coding. WooCommerce butuh sedikit skill teknis menengah, custom development dikerjakan tim developer.

Mana yang paling murah untuk mulai? SIRCLO Store punya paket Starter Rp0, dan BisnisOn Toko Online mulai Rp99.000/bulan flat tanpa komisi. Shopify dan Wix dihitung dalam USD sehingga umumnya lebih mahal untuk skala UMKM di awal.