Pemasaran

Pembeli Sudah Ada di Marketplace, Sekarang Bagaimana Cara Membawa Mereka ke Website?

Jann 25 May 2026
5 menit baca

Cara memindahkan pembeli marketplace ke website sendiri adalah tantangan yang dihadapi hampir semua seller Indonesia setelah website toko mereka selesai dibangun. Website sudah live, platform sudah dipilih, produk sudah terpasang rapi tapi saat pembeli mau repeat order, mereka tetap buka Shopee.

Ini bukan berarti website mu gagal. Ini berarti kebiasaan belanja mereka belum berubah.

Dan kebiasaan memang tidak bisa dipaksa. Tapi bisa dibentuk ulang secara bertahap, dengan cara yang tepat, tanpa mengusir mereka dari marketplace sebelum waktunya.

Inilah 4 cara yang dipakai seller Indonesia untuk memindahkan pembeli marketplace ke website sendiri tanpa kehilangan omzet selama proses transisi.

Baca Juga: Jualan di Marketplace Sekaligus Punya Website Sendiri. Ini Cara Kerjanya!


Kenapa Pembeli Cenderung Kembali ke Marketplace Meski Sudah Kenal Brand Kamu?

Jawaban sederhana, marketplace bekerja keras untuk mempertahankan mereka.

Notifikasi flash sale, voucher otomatis, checkout satu klik, dan antarmuka yang sudah sangat familiar. Semua itu dirancang agar pembeli tidak perlu berpikir dua kali sebelum kembali. Marketplace membangun kebiasaan ini sejak transaksi pertama.

Kamu tidak kalah kualitas. Kamu hanya belum hadir di momen yang tepat.

Pembeli tidak tahu kamu punya website karena tidak ada yang memberitahu mereka. Ini bukan soal loyalitas ke platform. Ini soal siapa yang lebih dulu muncul di kepala mereka saat mau beli lagi.

Cara memindahkan pembeli marketplace ke website sendiri bukan tentang menarik paksa tapi tentang hadir lebih dulu, lebih sering, dan memberikan alasan yang cukup kuat untuk mengubah rute pembelian mereka.


4 Cara Memindahkan Pembeli dari Marketplace ke Website Sendiri

1. Packaging Insert : Bicara ke Pembeli di Momen Terbaik

Momen terbaik untuk memperkenalkan website-mu bukan saat iklan, bukan saat promo tapi saat paket dibuka.

Di titik itu, pembeli sedang senang. Produk sesuai ekspektasi. Kepercayaan terhadap brand-mu sedang di puncaknya. Inilah jendela paling efektif untuk mulai mengalihkan pembeli dari marketplace ke website sendiri.

Sertakan kartu kecil di setiap paket. Isinya tidak perlu panjang:

  • Ucapan terima kasih yang personal
  • Satu kalimat keuntungan beli langsung di website: harga lebih hemat, gratis ongkir khusus member, atau poin yang bisa ditukar diskon
  • URL website yang pendek dan mudah diingat

Cara memindahkan pembeli marketplace ke website lewat packaging insert tidak melanggar aturan marketplace manapun dan justru menjangkau pembeli yang paling berpotensi karena mereka sudah terbukti mau beli produkmu.


2. Follow-up Chat Marketplace : Manfaatkan Jendela Komunikasi yang Masih Terbuka

Setelah transaksi selesai dan pembeli memberi rating, kamu masih punya satu kesempatan komunikasi langsung melalui fitur chat marketplace.

Gunakan ini dengan bijak bukan untuk langsung jualan, tapi untuk membuka jalur yang mengarahkan pembeli dari marketplace ke website secara natural.

Template singkat yang efektif:

“Terima kasih sudah belanja! Semoga [nama produk]-nya sesuai harapan ya. Kalau mau repeat order atau cek koleksi terbaru, kamu bisa langsung ke [URL website] ada harga member khusus yang tidak ada di marketplace.”

Timing-nya penting harus dikirim setelah rating diberikan, jangan sebelumnya. Satu pesan yang hangat jauh lebih efektif dari sepuluh pesan yang terasa seperti broadcast promosi.

Ini salah satu cara paling berdampak untuk memindahkan pembeli marketplace ke website sendiri karena kamu berbicara ke orang yang baru saja membuktikan bahwa mereka percaya brandmu.


3. Konten Media Sosial : Ubah Satu Kebiasaan Kecil yang Berdampak Besar

Cek link di bio, caption, dan story Instagram atau TikTok kamu sekarang. Kemana arahnya?

Kalau jawabannya adalah toko Shopee atau Tokopedia kamu sedang membangun traffic untuk platform lain, bukan untuk websitemu sendiri.

Ubah satu hal ini, semua link dari konten organik mengarah ke website sendiri.

Marketplace tetap berjalan dan tetap mendatangkan pembeli baru. Tapi followers media sosial yang sudah mengikuti brand-mu adalah audiens yang paling siap untuk berpindah dari marketplace ke website tanpa resistensi besar.

Pembeli yang pertama kali mengenal brand-mu lewat konten organik dan langsung diarahkan ke website, sejak awal sudah terbiasa bertransaksi di sana. Tidak perlu dipindahkan lagi nanti karena mereka tidak pernah terbiasa lewat marketplace sejak awal.

Baca Juga: Jualan di Marketplace Sekaligus Punya Website Sendiri. Ini Cara Kerjanya!


4. Program Loyalitas Eksklusif : Beri Alasan yang Tidak Bisa Didapat di Marketplace

Ini cara memindahkan pembeli dari marketplace ke website sendiri yang paling kuat untuk jangka panjang karena memberikan nilai yang secara struktural tidak mungkin ada di marketplace.

Marketplace tidak mengizinkan seller membuat program poin, keanggotaan eksklusif, atau early access produk baru yang bisa dikustomisasi per brand. Semua voucher dan promosi di marketplace adalah milik platform, bukan milik kamu.

Website-mu bisa melakukan semua itu:

  • Poin per pembelian yang bisa ditukar diskon di order berikutnya
  • Harga member yang lebih rendah dari harga marketplace
  • Early access produk baru sebelum masuk ke marketplace
  • Free ongkir tanpa minimum khusus untuk member terdaftar

Pembeli yang sudah pernah beli dan sudah percaya brand-mu punya alasan kuat untuk mendaftar. Dan satu-satunya cara mereka tahu program ini ada adalah kalau kamu yang memberitahu lewat ketiga cara sebelumnya, itulah kenapa keempat langkah ini bekerja paling baik ketika dijalankan bersama, bukan sendiri-sendiri.


Berapa Lama Sampai Pembeli Mulai Pindah?

Tidak ada angka yang pasti. Tapi pola yang paling umum adalah 2 hingga 3 sentuhan dari cara-cara di atas sudah cukup untuk mulai membentuk kebiasaan baru pada pembeli yang loyal.

Yang terpenting bukan kecepatan tapi konsistensi. Packaging insert harus ada di setiap paket, bukan sesekali. Link sosmed harus konsisten mengarah ke website. Program loyalitas harus aktif berjalan, bukan sekadar janji.

Mulai dari satu cara yang paling mudah dieksekusi sekarang. Ukur hasilnya dalam 30 hari. Baru tambahkan cara berikutnya.

Baca Juga : Fee Marketplace Tembus 25%? Ini Hitungan Nyata Kenapa Seller Indonesia Mulai Pindah ke Website Sendiri


Kesimpulan

Cara memindahkan pembeli marketplace ke website sendiri bukan tentang menutup toko marketplace atau memaksa pembeli mengubah kebiasaan semalaman.

Ini tentang hadir di momen yang tepat, saat paket dibuka, saat chat berlangsung, saat mereka scroll media sosial dan memberikan alasan yang cukup kuat untuk mencoba jalur yang berbeda.

Pembeli yang sudah ada di marketplace adalah aset yang paling mudah dikonversi karena mereka sudah melewati tahap paling sulit yaitu mereka sudah percaya produkmu.

Kalau website toko kamu belum siap menerima mereka, atau kamu belum tahu harus mulai dari mana, BisnisOn bisa membantu membangun website toko yang siap berjalan dari desain, setup pembayaran, sampai optimasi awal.

Jann

Saya adalah bagian dari tim BisnisOn yang berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri SMM Panel dan buzzer Indonesia. Kami membantu ribuan pelaku bisnis lokal, kreator konten, dan reseller dalam membangun kehadiran digital yang lebih kuat melalui layanan followers, views, likes, buzzer, clipper, dan jasa website toko online.